Fermin Lopez vs Dani Olmo: Perebutan Peran Nomor 10 di Barcelona yang Sengit

Hansi Flick menimbang Fermin Lopez vs Dani Olmo untuk peran 10 Barcelona: Fermin 390 menit dan 4 gol, Olmo 3 assist; bersama baru 88 dari 718 menit.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 18 September 2026, 18:18 WIB
Gelandang Barcelona, Fermin Lopez, merayakan gol keempat timnya dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Barcelona dan Newcastle United di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 18 Maret 2026. (AFP/Luis Gene)

Bola.com, Jakarta - Hansi Flick memiliki dua opsi berkualitas untuk mengisi peran nomor 10 Barcelona: Fermin Lopez dan Dani Olmo. Keduanya bergantian mendapat kesempatan tampil sejak awal musim, tetapi belum banyak bermain bersamaan.

Dalam tujuh pertandingan pertama, Fermin dan Olmo hanya menghabiskan 88 menit bersama di lapangan dari total 718 menit laga Barcelona di La Liga dan Liga Champions. Angka tersebut menunjukkan betapa ketatnya persaingan keduanya untuk mendapatkan peran sentral.

Advertisement

Fermin lebih sering dipercaya sebagai starter dengan empat penampilan, sedangkan Olmo tiga kali. Ia juga mencatatkan 390 menit bermain, unggul 62 menit dari Olmo.

Keduanya menawarkan kelebihan berbeda untuk Barcelona. Fermin lebih tajam dalam urusan mencetak gol, sedangkan Olmo lebih menonjol sebagai kreator peluang.


Fermin Unggul Gol, Olmo Lebih Produktif dalam Assist

Pemain Feyenoord Tijme Wessels berebut bola dengan pemain Barcelona Dani Olmo dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Fermin telah mencetak empat gol dan dua assist pada awal musim. Gol-gol tersebut dicetak saat menghadapi Elche, Athletic Club, dan Valencia, sementara dua assist-nya lahir dalam laga melawan Valencia.

Olmo belum mencetak gol, tetapi sudah mengoleksi tiga assist. Dua di antaranya dibuat untuk Pedri dan Lamine Yamal saat menghadapi Valencia, sedangkan assist terbaru diberikan kepada Raphinha ketika Barcelona menang 7-2 atas Racing Santander.

Fermin empat kali menjadi starter, sedangkan Olmo tiga kali. Salah satu kesempatan Olmo sebagai starter terjadi saat Barcelona menghadapi Feyenoord pada laga pembuka Liga Champions.

Meski sama-sama bisa mengisi peran nomor 10, keduanya masih jarang berada di lapangan secara bersamaan. Durasi terlama mereka bermain bersama hanya 27 menit saat menghadapi Athletic Club.


Flick Punya Dua Profil Berbeda

Gelandang Barcelona, Fermin Lopez, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Athletic Club dalam laga tunda jornada pertama La Liga Spanyol di Camp Nou, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. (Josep LAGO / AFP)

Persaingan Fermin dan Olmo semakin menarik karena Barcelona juga memiliki Anthony Gordon dan Karim Adeyemi sebagai opsi di sisi kiri. Melimpahnya pemain menyerang membuat persaingan untuk posisi di lini depan semakin terbuka.

Saat Fermin menjadi starter, Olmo biasanya bergeser dari posisi sentral ketika keduanya dimainkan bersamaan. Situasi serupa terjadi ketika Olmo menjadi pilihan utama dan Fermin masuk untuk menambah daya serang.

Perbedaan karakter justru menjadi keuntungan bagi Flick. Fermin agresif melakukan penetrasi ke kotak penalti, sedangkan Olmo menawarkan kreativitas dan kemampuan menciptakan peluang.

Keduanya juga tetap mampu berkontribusi meski tidak masuk starting XI. Hal itu menjadi modal penting bagi Barcelona untuk menjalani rotasi di tengah padatnya jadwal sepanjang musim.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait