Kata-kata Penyesalan Xabi Alonso Setelah Chelsea Dibantai Brentford

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 September 2026, 07:00 WIB
Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berteriak dari pinggir lapangan saat pertandingan melawan Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, pada Sabtu (18/9/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.

Chelsea tampil cukup solid pada babak pertama. Namun, permainan The Blues berantakan setelah jeda hingga akhirnya Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Advertisement

Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris. Sebelumnya, mereka takluk dari Arsenal dan bermain imbang kontra Hull City.

Alonso menilai Chelsea kehilangan konsistensi serta mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menjaga performa sepanjang pertandingan.

"Saya akan mengatakan bahwa kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua," ujar Alonso, seperti dikutip ESPN

 


Detail-Detail Kecil Jadi Penentu

Wasit Inggris Andrew Madley (kanan) mendengarkan pemain Chelsea, Pedro Neto (tengah), dan Morgan Rogers (kiri), dalam pertandingan Premier League antara Brentford dan Chelsea di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Menurut Alonso, detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan. Chelsea, kata dia, seharusnya mampu menjaga konsentrasi dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

"Anda tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan dalam pertandingan seperti ini," kata Alonso.

"Ini tentang 95 menit pertandingan. Kami belum mampu mempertahankan level tersebut sepanjang pertandingan dalam beberapa laga awal musim ini dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki."

Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah situasi bola mati. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan mengakui timnya beberapa kali kalah dalam duel bola mati.

"Babak kedua kami tidak cukup bagus. Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan selama jeda internasional," ujar Colwill kepada Sky Sports.

"Mungkin pada beberapa momen kami kalah dalam duel bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit. Kami semua harus saling membantu."

 

 


Butuh Waktu

Gelandang Brentford, Jaidon Anthony (nomor 19) (3 dari kiri), melakukan selebrasi setelah mencetak gol pembuka dalam pertandingan Premier League antara Brentford kontra Chelsea di Gtech Community Stadium, London, Jumat (18/9/2026). (Glyn KIRK / AFP)

Alonso menilai Chelsea masih membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana mengelola pertandingan dan mempertahankan level kompetitif hingga peluit akhir.

"Memahami pertandingan, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk terus bersaing sampai akhir, itu adalah sebuah proses. Mereka membutuhkan waktu untuk merasakannya," ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

"Saat ini kami belum sepenuhnya merasakan hal itu untuk bisa bersaing sepanjang pertandingan."

Di kubu Brentford, manajer Keith Andrews mengaku puas melihat timnya tampil sesuai rencana, terutama pada babak kedua.

"Saya sangat menantikan pertandingan ini. Lawan bermain dengan cara yang penuh respek untuk meredam apa yang kami lakukan," kata Andrews.

"Saya merasa ada performa yang mulai muncul. Pendekatan kami fokus dan pada babak kedua kami menunjukkan siapa kami sebenarnya."

Sumber: ESPN

 

Berita Terkait