MU Sudah Dikecewakan dan Dirugikan, Michael Carrick Tetap Percaya VAR

VAR jadi mimpi buruk MU pada pekan lalu, saat laga kontra Manchester City.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 September 2026, 13:30 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, bereaksi saat pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris (Carabao Cup) antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Manchester, Inggris, Kamis (17-9-2026) dini hari WIB 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan dirinya masih percaya pada penggunaan video assistant referee (VAR), meski keputusan dalam derbi Manchester akhir pekan lalu membuat timnya menelan kekalahan.

Menurut Carrick, permintaan maaf dari badan wasit Pro Ref tidak banyak mengubah situasi yang sudah terjadi.

Advertisement

Pro Ref menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada MU, hanya tiga jam setelah Manchester City menang 1-0 di Old Trafford, Minggu (13-9-2026).

Kesalahan tersebut terjadi ketika VAR Matt Donohue dan asistennya, Blake Antrobus, tidak melihat posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside dan ikut memengaruhi permainan sebelum Erling Haaland mencetak gol kemenangan Man City.

Kedua ofisial VAR tersebut kemudian tidak ditugaskan memimpin pertandingan pada akhir pekan ini.

 


Tetap Percaya VAR

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick, mengamati permainan anak asuhnya dalam laga leg kedua semifinal Carabao Cup 2023/2024 yang digelar di Stamford Bridge, Rabu (24/1/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Sebelumnya, Carrick mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut dan menyebut penerapan aturan dalam insiden itu sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan.

Menjelang lawatan Manchester United ke markas Fulham pada Minggu (20-9-2026), Carrick kembali ditanya mengenai kepercayaannya terhadap VAR. Ia menilai kesalahan seperti itu bisa saja terjadi.

"Hal-hal yang terjadi sekali bisa saja terjadi," ujar Carrick.

"Saat itu memang merupakan kesalahan yang cukup besar, kami tahu itu. Saya rasa saya tidak perlu membahasnya lagi. Tetapi, ya, saya tetap percaya pada VAR. Itu adalah sistem yang kita gunakan dan menjadi bagian dari pekerjaan kita," imbuhnya.


Bos Wasit Kecewa

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Manchester, Inggris, Minggu, 13 September 2026. (Peter Byrne/PA via AP)

Kepala wasit, Howard Webb, juga mendapat sorotan terkait standar kepemimpinan wasit secara umum.

Dalam program "Match Officials Mic'd Up", Webb mengaku sangat kecewa dengan hasil dari insiden tersebut.

Webb menjelaskan para ofisial terlalu fokus pada kemungkinan Haaland berada dalam posisi offside sehingga gagal menilai posisi Fernandez.

Ia juga telah berbicara dengan pihak MU mengenai persoalan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas.

 


Maaf Tak Begitu Berarti

Gelandang Manchester City asal Argentina #17, Enzo Fernandezm menembak tetapi gagal mencetak gol selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 13 September 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Namun, bagi Carrick, permintaan maaf tetap tidak mengubah besarnya dampak kesalahan itu terhadap pertandingan.

"Permintaan maaf tersebut tidak terlalu berarti," kata Carrick.

"Saya bisa menghargai dan menghormati mereka yang mengakui kesalahan dan mengatakan bahwa mereka keliru. Hal seperti itu memang bisa terjadi. Kami hanya harus menghadapinya," ujarnya.

"Mungkin kami mendapatkan satu atau dua keputusan yang menguntungkan berdasarkan hukum rata-rata atau apa pun itu. Tetapi, keputusan tersebut memiliki dampak yang sangat besar terhadap pertandingan dan itulah yang membuatnya terasa sangat berat," tutur pelatih berusia 44 tahun itu.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait