Start Buruk Manchester United, Michael Carrick: Bicara Pemecatan Itu Konyol

Manajer Manchester United, Michael Carrick, menepis spekulasi mengenai masa depannya setelah Setan Merah mengawali musim 2026/2027 dengan hasil yang mengecewakan.

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester United, Michael Carrick, menepis spekulasi mengenai masa depannya setelah Setan Merah mengawali musim 2026/2027 dengan hasil yang mengecewakan.

Carrick menilai terlalu dini untuk membicarakan kemungkinan dirinya dipecat setelah Setan Merah hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan awal Premier League.

Satu-satunya kemenangan MU diraih saat menghajar tim promosi Ipswich Town dengan skor 5-2. Setelah itu, Setan Merah kembali mengalami kesulitan.

Manchester United bahkan sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah kalah 2-3 dari Brighton and Hove Albion pada Rabu (16/9/2026). Ironisnya, MU sempat unggul dua gol hanya dalam 10 menit pertama pertandingan.

Hasil tersebut membuat tekanan terhadap Carrick mulai meningkat. Sejumlah pihak mulai mempertanyakan kapasitasnya sebagai manajer MU, hanya beberapa bulan setelah ia berhasil membawa klub kembali tampil di Liga Champions.

Namun, Carrick menegaskan bahwa kemungkinan kehilangan pekerjaannya sama sekali tidak ada dalam pikirannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Ada Pembahasan

Carrick berbicara mengenai situasinya menjelang pertandingan Manchester United kontra Fulham pada Minggu (20/9/2026).

Pelatih asal Inggris itu menyebut akan sangat konyol jika dirinya mulai memikirkan berapa lama lagi ia akan bertahan di kursi manajer hanya karena mengalami beberapa hasil buruk.

"Saya tahu klub ini, saya tahu peran saya, dan saya tahu apa yang diharapkan di sini, baik dalam hal bermain dengan standar tertentu maupun mencapai target tertentu di lapangan," ujar Carrick.

"Saya memahami semua itu. Namun, mengenai masa depan, kepemilikan klub, dan berapa lama saya akan berada di pekerjaan ini, itu sama sekali tidak ada dalam pikiran saya," lanjutnya.

Menurut Carrick, pembicaraan mengenai pemecatan setelah hanya dua atau tiga pertandingan buruk tidak masuk akal.

"Konyol jika berpikir seperti itu dalam posisi saya saat ini. Itu sama sekali tidak ada dalam radar saya," tegasnya.

Mencoba Bangkit

Carrick mengakui dirinya kecewa dengan sejumlah hasil yang diraih MU. Namun, ia menilai situasi tersebut belum menjadi sebuah bencana.

"Ini dua atau tiga pertandingan. Dua atau tiga pertandingan yang terlalu banyak karena saya benar-benar benci kalah. Namun, itu bukan berarti dunia berakhir," kata Carrick.

"Ini bukan sebuah bencana atau malapetaka. Ini bukan akhir dari dunia," tambahnya.

Manchester United kini akan berusaha bangkit ketika bertandang ke markas Fulham dalam lanjutan Premier League. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Carrick dan anak asuhnya untuk memperbaiki posisi sekaligus meredam tekanan yang mulai muncul.

Sumber: Metro

Video Populer

Foto Populer