Membedah Formasi Lini Belakang Timnas Indonesia Tanpa Kehadiran Jay Idzes: Dua Opsi Terbaik Pilihan John Herdman

Timnas Indonesia bermain di FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa bek andalan, Jay Idzes. Berikut otak-atik penggantinya.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 21 September 2026, 18:15 WIB
John Herdman memimpin sesi latihan jelang Timnas Indonesia vs Oman, Kamis (4/6/2026) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya tak perlu risau dengan absennya Jay Idzes untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Dari stok yang tersedia, skuad Garuda masih punya beberapa opsi yang bisa dioptimalkan.

Advertisement

Absennya Jay Idzes memang sempat mengkhawatirkan banyak pihak. Kapten Timnas Indonesia itu akhirnya harus menepi selama beberapa pekan karena mengalami cedera otot paha bagian depan saat memperkuat klubnya, Sassuolo.

Namanya pun tak muncul dalam daftar 23 pemain yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.

Situasi ini jelas menjadi kerugian besar mengingat bek berusia 26 tahun itu adalah salah satu andalan di lini pertahanan skuad Garuda.

Meski begitu, John Herdman tampaknya tidak perlu waswas dengan situasi ini karena skuad Garuda sudah pernah mengalami situasi tanpa kehadiran Jay Idzes ini di beberapa laga.

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.


Punya Banyak Opsi

Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat dan Rizky Ridho dalam laga FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/08/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Jika melihat daftar pemain yang dipanggil, John Herdman memang masih punya stok amunisi yang melimpah di lini pertahanan. Juru taktik asal Inggris itu bisa merancang komposisi terbaik dari nama-nama ini.

Opsi yang tersedia antara lain Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Elkan Baggott (Millwall FC), hingga dua pemain yang berkiprah bersama Persija Jakarta, Rizky Ridho dan Jordi Amat.

Jangan lupakan juga satu pemain baru yang akan bergabung di FIFA ASEAN Cup 2026 ini, yakni Dion Marx, yang sudah mulai bermain secara reguler bersama Persita Tangerang di BRI Super League 2026/2027.

Bukan tidak mungkin, ajang ini bisa menjadi kesempatan bagi Dion Marx untuk mengukir debutnya bersama skuad senior, setelah lebih banyak bermain untuk level U-20, dan U-23.


Komposisi Lini Belakang

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks (kiri) dan Nathan Tjoe-A-On (kanan) mengikuti sesi latihan terakhir jelang lawan Mozambik di Lapangan Madya, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Jika melihat stok yang ada saat ini, ada beberapa opsi yang bisa digunakan oleh John Herdman untuk membentuk komposisi yang tangguh, terutama mempertimbangkan skema tiga bek tengah sejajar yang kerap digunakan skuad Garuda.

Timnas Indonesia bisa memasang trio Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Kevin Diks. Sebagai informasi, komposisi ini pernah dipakai John Herdman ketika Timnas Indonesia menghadapi Mozambik, Juni 2026.

Adapun untuk opsi kedua, tiga pemain yang bisa diturunkan oleh Herdman ialah Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Justin Hubner. Sebagai informasi, ketiganya pernah turun bersama ketika menggasak Oman (3-0) pada periode yang sama.

Yang perlu menjadi catatan, tim-tim ASEAN akan banyak mengandalkan kecepatan dalam melancarkan serangan.

Ini perlu menjadi perhatian John Herdman agar tak mengulangi kesalahan yang sama seperti ketika tumbang dari Vietnam di Piala AFF 2026.


Alternatif Lainnya

Dua pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On (depan) dan Calvin Verdonk mengikuti sesi latihan bersama skuad Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (8/9/2024) sore jelang menghadapi Australia pada kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 10 September 2024. (Bola.com/Abdul Aziz)

Selain alternatif tersebut, John Herdman sebetulnya bisa juga memasang beberapa pemain untuk mengisi jantung pertahanan. Sebab, pemain ini punya karakter multi-posisi yang bisa diturunkan sesuai kebutuhan.

Mereka adalah Nathan Tjoe-A-On dan Calvin Verdonk.

Di era pelatih sebelumnya, kedua pemain ini pernah digeser mengisi pos tiga bek tengah sejajar, untuk menutup lubang yang ditinggalkan pemain lainnya yang cedera.

Berita Terkait