Sir Alex Ferguson Sebut Striker 5 Gol Ini Finisher Terbaik MU, Bukan Ronaldo atau Rooney

Bukan Cristiano Ronaldo atau Wayne Rooney, Alex Ferguson pernah punya finisher terbaik lain di MU.

Bola.com, Jakarta - Manchester United memiliki sejarah panjang dengan deretan penyerang berkualitas. Kehadiran para pemain depan tersebut menjadi satu di antara faktor penting dalam kesuksesan klub di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Selama 27 tahun menangani Setan Merah, Ferguson mempersembahkan 13 gelar Premier League dan dua trofi Liga Champions.

Salah satu periode terbaiknya berlangsung pada 2006 hingga 2009, ketika MU meraih tiga gelar Premier League secara beruntun dan dua kali mencapai final Liga Champions, dengan satu di antaranya berakhir sebagai juara.

Skuad MU saat itu dihuni sejumlah pemain bintang, seperti Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Carlos Tevez, dan Dimitar Berbatov.

Meski demikian, Ferguson tetap memberikan kesempatan kepada pemain muda, termasuk Federico Macheda yang sempat mencuri perhatian di tim utama.

 

Cek update terkini klasemen Premier League 2026/2027 di sini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Klaim Finisher Terbaik MU

Macheda mengukir momen istimewa bersama Setan Merah ketika masih berusia 17 tahun.

Masuk sebagai pemain pengganti saat menghadapi Aston Villa di Old Trafford, penyerang asal Italia itu mencetak gol kemenangan melalui tendangan ke pojok atas gawang.

Ia kembali menjadi penentu kemenangan ketika MU menghadapi Sunderland. Macheda mencetak gol hanya 46 detik setelah masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti.

Namun, kariernya di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan. Macheda hanya mencatatkan 36 penampilan selama enam tahun bersama MU, termasuk setelah menjalani masa peminjaman ke sejumlah klub seperti QPR, Sampdoria, Stuttgart, dan Doncaster Rovers.

Meski demikian, Macheda mengungkapkan Ferguson pernah menyebutnya sebagai finisher terbaik di klub, bahkan ketika MU memiliki sederet pemain dengan kualitas luar biasa.

"Sir Alex akan mengatakan kepada semua orang bahwa saya adalah finisher terbaik di klub," ujar Macheda, dikutip dari  Give Me Sport.

Terkejut Penilaian

Ia mengaku terkejut dengan penilaian tersebut. Menurutnya, skuad MU saat itu memiliki banyak pemain dengan nama besar dan kemampuan istimewa.

"Saya terkejut. Itu adalah tim terbaik dalam sejarah Manchester United jika melihat nama-nama dan kualitas pemainnya. Dia pasti memiliki perasaan khusus terhadap saya dan tentu berharap segalanya berjalan berbeda bagi saya," tuturnya.

Macheda mengaku ingin melanjutkan kariernya di MU seperti ketika pertama kali mendapatkan kesempatan. Namun, ia menyadari persaingan di lini depan sangat berat.

"Impian saya adalah terus melaju seperti saat pertama kali memulai, tetapi saya tahu itu mustahil. Saya bukan hanya memiliki satu striker di depan saya, melainkan empat bintang dengan nilai, talenta, dan sejarah yang luar biasa. Saya tidak pernah mencapai potensi penuh saya. Karier saya di United seharusnya bisa lebih baik," kata Macheda.

Penyesalan Macheda

Setelah meninggalkan MU pada 2014, Macheda melanjutkan karier bersama Cardiff City dan Nottingham Forest di Championship, serta Novara di Serie B. Ia kemudian memperkuat Panathinaikos, Ankaragucu, APOEL, dan Asteras Tripolis.

Macheda juga mengakui dirinya belum memahami sepenuhnya kerja keras yang dibutuhkan untuk mencapai level tertinggi ketika masih muda. Hal tersebut menjadi satu di antara penyesalan terbesar dalam kariernya.

"Ronaldo bekerja di samping saya, berenang selama satu jam, tetapi ketika berusia 18 tahun, saya tidak memahami mentalitas besar seperti itu. Saya melakukan apa yang diperintahkan, tetapi tidak mencari langkah tambahan. Penyesalan terbesar saya adalah tidak benar-benar fokus dan tidak bekerja sekeras yang seharusnya," ungkap Macheda.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer