Tak Gentar Provokasi Suporter Timnas Indonesia di SUGBK, Malaysia Janji Tampil Profesional

Tim Nasional Malaysia berjanji untuk tetap tenang dan profesional di tengah potensi tekanan dari suporter tuan rumah.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 22 September 2026, 16:15 WIB
Winger Timnas Malaysia, Faisal Halim merayakan gol layaknya Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Timnas Thailand pada laga semifinal leg pertama Piala AFF 2022, Sabtu (7/1/2023) di Stadion Bukit Jalil. (Dok. FA Malaysia)

Bola.com, Jakarta - Timnas Malaysia menegaskan kesiapannya untuk menghadapi atmosfer panas yang berpotensi dihadapi saat bertandang ke markas Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Skuad berjuluk Harimau Malaya tersebut berjanji untuk tetap tenang dan profesional di tengah potensi tekanan dari suporter tuan rumah.

Advertisement

Pemain sayap andalan Timnas Malaysia, Faisal Halim, menyampaikan bahwa timnya sudah mempersiapkan mental dan fisik untuk mengatasi segala bentuk ancaman psikologis maupun intimidasi dari tribune penonton.

Menurut Faisal, kedewasaan bertanding menjadi kunci utama bagi seluruh penggawa Malaysia agar fokus permainan tidak terganggu selama laga sengit antar dua rival abadi kawasan Nusantara tersebut berlangsung.

"Menurut saya, kami sudah cukup matang dan profesional. Apa pun bentuk provokasi atau tekanan yang dilemparkan oleh suporter di sana, sebagai pemain kami harus siap menghadapinya," ujar Faisal sebelum menuju Jakarta bersama rombongan tim.

Laga tandang ke SUGBK ini menjadi pengalaman perdana bagi Faisal Halim bermain di hadapan puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia, sebuah momen yang telah lama ia nantikan.


Kesempatan Melawan Indonesia di SUGBK

Bek Timnas Indonesia, Rachmat Irianto berusaha merebut bola gelandang timnas Malaysia, Mohamad Faisal Abdul Halim pada laga Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Minggu (19/12/2021). Hasil ini membuat timnas melangkah ke semifinal melawan Singapura. (AFP/Roslan Rahman)

Faisal mengaku sangat antusias untuk merasakan langsung atmosfer sengit duel panggung Nusantara yang selalu menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola di kedua negara tetangga tersebut.

Ia menilai kesempatan bertanding di atmosfer bertekanan tinggi akan menjadi sarana pembelajaran berharga bagi kemajuan Timnas Malaysia dalam menghadapi ajang yang lebih besar di masa depan.

"Ini adalah pelajaran dan pengalaman terbaik bagi tim nasional untuk menghadapi pertandingan di level yang lebih tinggi nantinya, seperti Kualifikasi Piala Asia maupun Kualifikasi Piala Dunia mendatang," tuturnya.


Peta Persaingan

Aksi winger Timnas Malaysia, Faisal Halim saat menghadapi Oman di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Selasa (26/3/2024) malam WIB. (Dok. FA Malaysia)

Malaysia dijadwalkan membuka kempen persaingan dengan menghadapi Bangladesh pada 25 September mendatang, sebelum nantinya berhadapan dengan Indonesia dan Singapura demi memperebutkan satu tiket ke babak final.

Berdasarkan regulasi, hanya tim yang berhasil mengunci posisi juara grup yang berhak melangkah langsung ke partai puncak, sementara tim runner up akan bertarung untuk memperebutkan tempat ketiga.

Dengan modal persiapan matang dan mental baja, Malaysia berharap dapat memetik hasil maksimal dari setiap laga yang dilakoni tanpa terpengaruh oleh tekanan suporter tuan rumah.

Sumber: Berita Harian

 

Berita Terkait