Ketika Real Madrid Sedang Kesulitan, Kylian Mbappe Malah Bicara Ballon d'Or

Kylian Mbappe menghadapi kritik setelah Real Madrid kalah dari Atletico Madrid, sementara pembahasan Ballon d'Or kembali memicu reaksi fans.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 23 September 2026, 06:49 WIB
Reaksi Kylian Mbappe setelah Elche mencetak gol penyama kedudukan melalui Fer Nino dalam pertandingan La Liga antara Elche dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero, Elche, Spanyol, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB. (Jose Jordan/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kylian Mbappe menghadapi tekanan baru setelah Real Madrid menelan kekalahan dari Atletico Madrid. Performa sang penyerang menjadi perhatian karena Los Blancos membutuhkan kontribusi lebih besar dari pemain yang selama ini ditempatkan sebagai salah satu pemimpin tim.

Mbappe memang tidak tampil sebagai pemain terburuk dalam derby tersebut. Namun, kegagalannya memberikan dampak besar ketika Real Madrid membutuhkan gol membuat sebagian fans mempertanyakan sikap dan kontribusinya sepanjang pertandingan.

Advertisement

Situasi kemudian semakin panas setelah Mbappe kembali berbicara mengenai Ballon d'Or. Bagi sebagian pendukung, pembahasan penghargaan individu terasa kurang relevan ketika Real Madrid sedang kesulitan dan masih berjuang memperbaiki performa supaya tak kembali mengakhiri musim tanpa trofi.


Kekalahan Derby Memperbesar Tekanan

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe beraksi dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Madrid di Elche, Spanyol, Selasa, 15 September 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Real Madrid gagal mendapatkan hasil yang diharapkan saat menghadapi Atletico Madrid. Mbappe tidak mampu mencetak gol dan kontribusinya secara keseluruhan belum cukup untuk mengangkat permainan tim dalam pertandingan tersebut.

Perhatian fans kemudian tertuju pada perbedaan respons antara Mbappe dan Jude Bellingham. Bellingham mendapatkan apresiasi karena dianggap memperlihatkan semangat bertarung, sementara Mbappe dinilai belum menunjukkan energi yang sama ketika Real Madrid berada dalam tekanan.

Kondisi tersebut penting bagi Mbappe karena statusnya di Real Madrid membawa ekspektasi besar. Setiap penampilan yang tidak sesuai harapan akan semakin mudah dikaitkan dengan tuntutan agar dirinya menjadi sosok utama dalam perjuangan tim.


Pembicaraan Ballon d'Or Memicu Reaksi

Pemain Prancis Kylian Mbappe, kiri, merayakan gol bersama rekan setimnya Ousmane Dembele setelah mencetak gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026. (AP Photo/Seth Wenig)

Setelah derby berakhir, Mbappe tetap menjadi bagian dari pembahasan mengenai Ballon d'Or. Ia memberikan beberapa wawancara dalam waktu singkat dan menjelaskan pandangannya mengenai penghargaan tersebut.

Namun, waktunya menjadi persoalan bagi sebagian fans. Real Madrid sedang berada dalam periode sulit dan belum meraih trofi dalam dua musim terakhir sehingga perhatian terhadap pencapaian individu dianggap kurang sejalan dengan kebutuhan klub saat ini.

Mbappe tentu berhak membicarakan target pribadinya. Akan tetapi, kritik yang muncul memperlihatkan bahwa fans lebih ingin melihat jawabannya melalui permainan, terutama setelah kegagalan memberikan gol pada pertandingan penting melawan Atletico Madrid.


Real Madrid Membutuhkan Lebih dari Mbappe

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, memperlihatkan gestur hattrick saat merayakan gol ketiga yang dicetaknya ke gawang Real Sociedad dalam laga jornada kedua La Liga 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Tuntutan terhadap Mbappe kini tidak hanya berkaitan dengan jumlah gol. Fans juga menginginkan kontribusi ketika Real Madrid kehilangan bola, termasuk pressing dan kerja keras untuk membantu permainan tim secara keseluruhan.

Ousmane Dembele dan Karim Benzema jadi contoh pemain Prancis yang membangun reputasi melalui pengaruh besar terhadap tim sekaligus keberhasilan meraih trofi. Perspektif itu menempatkan kontribusi kolektif sebagai bagian penting dalam perjalanan menuju penghargaan individu.

Oleh karena itu, Mbappe memiliki kesempatan untuk meredakan kritik melalui performanya sendiri. Ketika kontribusi di lapangan meningkat dan Real Madrid kembali meraih hasil penting, pembahasan mengenai Ballon d'Or pun dapat memiliki konteks yang berbeda.

Sumber: The Real Champs


Klasemen

Berita Terkait