Bola.com, Jakarta - Jorge Jesus mulai menyiapkan era baru bersama Timnas Portugal. Pelatih yang ditunjuk pada Juli 2026 itu membuka kemungkinan mengubah posisi sejumlah pemain, termasuk Cristiano Ronaldo dan Joao Felix.
Jesus menggantikan Roberto Martinez setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ia juga sudah mengenal Ronaldo dan Felix karena pernah bekerja sama dengan keduanya di Al-Nassr.
Kesempatan pertama Jesus menerapkan gagasan tersebut datang pada UEFA Nations League. Portugal menghadapi Wales, Jumat (25-9-2026) dini hari WIB, kemudian Norwegia dan Denmark pada jeda internasional yang sama.
Satu di antara pertanyaan yang muncul adalah bagaimana Jesus akan menempatkan Joao Palhinha, Joao Felix, dan Ronaldo dalam satu susunan taktik.
Jesus menegaskan posisi para pemain di klub tidak harus menjadi patokan ketika mereka membela Portugal. Ia memiliki kebebasan untuk menempatkan pemain sesuai sistem yang diinginkannya.
"Setiap pelatih memiliki sistemnya sendiri. Mengenai pemain yang tersedia, saya bisa memainkan mereka di posisi yang berbeda dari posisi mereka di klub," kata Jesus dalam konferensi pers, Rabu waktu setempat.
Tak Jadi Winger
Felix menjadi salah satu pemain yang berpotensi mengalami perubahan peran. Sepanjang kariernya, ia pernah dimainkan di sejumlah posisi dalam lini serang.
Namun, Jesus tidak melihat Felix sebagai winger dalam sistem yang disiapkannya. Ia lebih memilih menempatkan sang pemain di area yang lebih sentral agar kemampuan teknik dan penyelesaiannya bisa dimaksimalkan.
"Joao Felix tidak akan pernah bermain di sayap bersama saya," ujar Jesus.
Jesus melihat Felix lebih cocok sebagai penyerang kedua atau penyerang tengah. Perubahan posisi itu juga berkaitan dengan susunan lini depan Portugal yang tetap menempatkan Ronaldo sebagai salah satu pemain utama.
Ronaldo Tetap Andalan di Lini Depan
Ronaldo masih berstatus kapten Portugal sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Portugal.
Namun, Jesus menegaskan reputasi pemain berusia 41 tahun itu tidak otomatis menjamin jumlah menit bermain.
"Yang penting adalah performanya. Masa lalu tidak diperhitungkan. Penampilannya akan menentukan keputusan yang saya buat dalam latihan dan pertandingan," ujar Jesus.
Dalam rencana taktiknya, Palhinha diproyeksikan bermain lebih dalam sebagai gelandang bertahan. Felix akan menempati posisi sentral di belakang atau di sekitar penyerang, sementara Ronaldo tetap menjadi ancaman utama di depan gawang.
Dengan susunan tersebut, Jesus bisa memainkan karakter berbeda dari ketiga pemain itu tanpa harus menempatkan mereka persis seperti posisi masing-masing di klub.
Palhinha memberikan kekuatan fisik dan perlindungan di lini tengah, Felix dapat bergerak di antara lini, sedangkan Ronaldo beroperasi lebih dekat dengan gawang.
Jesus juga sudah memiliki pengalaman bekerja bersama Ronaldo dan Felix. Keduanya berada di bawah asuhannya di Al-Nassr pada musim 2025/2026 ketika mereka meraih gelar Liga Pro Saudi.
Sumber: World Soccer Talk