Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Jorge Jesus Tegaskan Tak Merasa Bersalah

Jorge Jesus tidak merasa bersalah atas keputusan Cristiano Ronaldo pensiun dari Timnas Portugal.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, mengaku tidak merasa bersalah atas keputusan Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama Selecao das Quinas.

Pelatih berusia 71 tahun itu juga menyebut dirinya tidak menduga sang kapten akan memilih pensiun dari tim nasional.

Ronaldo mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis. Penyerang berusia 41 tahun tersebut meninggalkan Portugal dengan catatan 234 penampilan dan 146 gol.

Kedua angka itu menjadi rekor tertinggi dalam sepak bola internasional putra.

Keputusan Ronaldo muncul kurang dari sebulan setelah dirinya menerima sanksi dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Ia dijatuhi larangan bermain selama 30 hari dan denda 255 euro setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional.

Mantan pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu pergi dari kamp Portugal menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark pada 1 Oktober.

Kepergiannya terjadi setelah perselisihan dengan Jorge Jesus.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Bertanggung Jawab

Dalam konferensi pers pada Jumat, setelah mengumumkan skuad Portugal untuk menghadapi Denmark dan Wales di UEFA Nations League, Jesus menegaskan dirinya tidak merasa bertanggung jawab atas keputusan Ronaldo.

"Tidak, mungkin saya terburu-buru dalam beberapa hal, tetapi bukan karena saya. Itu sudah ada di pikirannya, soal lebih banyak pemanggilan atau lebih sedikit pemanggilan," kata Jesus.

"Kami juga beberapa kali membicarakan hal itu, termasuk apakah keputusan tersebut akan benar-benar terjadi. Namun, saya tidak merasa bersalah atas apa pun terkait kepergiannya. Saya menghormati keputusannya," tambahnya.

Awal Perselisihan

Pertandingan terakhir Ronaldo bersama Portugal berlangsung pada 24 September. Saat itu, Portugal menang 1-0 atas Wales dalam laga UEFA Nations League di Lisbon.

Ronaldo kemudian tidak dimainkan saat Portugal mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 pada 4 Oktober.

Momen tersebut menjadi kali pertama dalam 18 tahun ia hanya duduk di bangku cadangan tanpa mendapat kesempatan bermain untuk tim nasional.

Ronaldo memang telah meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya setelah meninggalkan pemusatan latihan. Ia juga sempat menyampaikan keinginan untuk tetap memperkuat Portugal.

Namun, permintaan maaf tersebut tidak disampaikan kepada Jesus.

Berencana Memanggil Ronaldo

Meski demikian, Jesus mengaku sudah menyiapkan rencana untuk kembali memanggil Ronaldo ke dalam skuad terbarunya.

Pelatih yang sebelumnya menangani Ronaldo di Al Nassr itu tidak menyangka sang pemain akan memilih mengakhiri karier internasionalnya.

"Saya pikir dia akan kembali. Saya tentu berniat memanggilnya," ujar Jesus.

"Dia merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk pergi, dan keputusan itu harus dihormati. Kita tidak boleh mengabaikan arti penting dirinya bagi Portugal, kontribusinya untuk negara, maupun statusnya sebagai panutan bagi para pemain muda," lanjut pelatih berusia 72 tahun tersebut.

Jesus mengambil alih kursi pelatih Timnas Portugal setelah Os Navegadores tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Ia mengungkapkan dirinya sudah berbicara dengan Ronaldo pada September mengenai masa depan sang pemain di tim nasional.

"Kami sempat membicarakan hal ini sebelum pengumuman skuad pertama pada September, sebelum perselisihan itu terjadi. Saya memintanya untuk tetap bertahan bersama saya karena saya membutuhkannya di sisi saya," kata Jesus kepada Canal 11, Jumat kemarin.

Puji Warisan Ronaldo

Jesus juga memberikan penghormatan kepada Ronaldo atas pencapaiannya sepanjang karier.

Ia pernah bekerja bersama sang pemain selama satu tahun di Al Nassr, termasuk mengantarkannya meraih gelar Liga Pro Saudi pertamanya pada musim lalu.

"Saya mendapat kesempatan menghabiskan satu tahun bekerja dengannya di Al Nassr. Cris adalah ikon global, ikon Portugal, dan ikon tim nasional," tutur Jesus.

Ronaldo memiliki peran penting dalam sejarah sepak bola Portugal. Ia menjadi kapten ketika tim tersebut menjuarai Euro 2016, kemudian meraih trofi perdana UEFA Nations League pada 2019.

Portugal kembali menjuarai UEFA Nations League pada 2025, menambah pencapaian Ronaldo bersama tim nasional.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer