Bola.com, Jakarta - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) secara resmi melepas Timnas Voli Putra Indonesia di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, pada Kamis (24/9/2026).
Timnas Voli Putra Indonesia akan mengikutiAsian Games 2026 yang diadakan di Jepang. Tim putra berangkat belakangan, sedangan tim putri sudah bertolak ke Jepang pekan lalu dan sudah merampungkan tugasnya dengan hasil finis di posisi keenam.
Pada Asian Games 2026, Timnas Voli Putra Indonesia bergabung ke Grup B bersama Iran, Thailand dan Kirgistan.
Indonesia akan menghadapi Thailand sebagai musuh bebuyutan di Asia Tenggara pada Minggu (27/9/2026). Keesokan harinya, mereka akan menjamu Kirgistan sebelum melawan Iran pada 29 September.
Pada hari ketiga ini akan menjadi tantangan terbesar mereka karena Iran adalah sang juara bertahan Asian Games sebelumnya.
Pelatih Reidel Toiran juga telah mengonfirmasi skuad yang akan dibawa olehnya ke Asian Games nanti dan memangkas dari 18 menjadi 12 pemain saja, seperti yang dirilis dalam Instagram bola voli indonesia.
Pemain yang dibawa ke Jepang adalah Dio Zulfikri, Alfin Daniel Pratama, Rama Fazza Fauzan, Fauzan Nibras, Farhan Halim, Fahri Septian, Boy Arnez Arabi, Sigit Ardia, Hendra Kurniawan, Ahmad Gumilar, M. Malizi, dan Fahreza Rakha Abhinaya.
Sejauh ini, tim putra sedang haus medali karena prestasi terbaik mereka adalah finis di peringkat keempat pada Asian Games 1962.
Selain itu, pada Asian Games 2023 di Hangzhou, Indonesia harus puas finis di peringkat ke-8. Saat ini, Indonesia berada di ranking 45 dunia.
Namun, prestasi terbarunya, mereka menjuarai AVC Cup 2026 di India dengan mengalahkan Korea Selatan.
Naikkan Target
Adang Ginanjar selaku tim manajer voli putra mengungkapkan Timnas Indonesia telah menjalani pelatihan nasional sejak 4 Agustus 2026. Selain itu, Indonesia sempat beruji coba melawan Kamboja pada akhir Agustus.
Indonesia dua kali bertanding kontra Kamboja. Dua pertandingan itu dimenangi oleh Indonesia.
Perlu diketahui, Asian Games untuk kategori Bola Voli Putra ini akan dilaksanakan pada 27 September hingga 3 Oktober yang mempertemukan 16 negara di Asia. Tim kepelatihan sudah memasang target awal yakni masuk empat besar.
Namun, Ketua Umum PBSI Imam Sudjarwo menaikan target awal menjadi peraihan medali perunggu.
“Karena presiden hanya memberi bonus untuk tiga besar. Kalo target 4 besar, tidak akan mendapatkan apresiasi dari pemerintah” ujar Imam pada acara pelepasan tersebut.
Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Optimistis
Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, mengaku merasa tidak terbebani dengan perubahan target itu. Dia optimistis bisa memenuhi tuntutan PBVSI.
“Target ya optimistis,” kata Toiran
Sumber optimisme Toiran adalah persiapan matang sudah mereka lakukan seperti evaluasi fisik sebagai pelajaran dari pelatnas jauh-jauh hari. “Kami maksimalkan fisik untuk evaluasi dari laga-laga sebelumnya," imbuhnya.