Alasan Gabriel Martinelli Tinggalkan Arsenal dan Gabung Al Hilal: Siklus di London Sudah Berakhir

Gabriel Martinelli memilih meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Al Hilal setelah sang agen mengungkap adanya tawaran dari sejumlah klub Eropa.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 25 September 2026, 14:15 WIB
Gabriel Martinelli resmi pindah dari Arsenal ke Al Hilal. (Dok. X @AlHilal_FC)

Bola.com, Jakarta - Gabriel Martinelli akhirnya meninggalkan Arsenal dan melanjutkan karier bersama klub Arab Saudi, Al Hilal. Agen Martinelli, Marcos Casseb, mengungkap alasan pemain Brasil itu memilih hengkang setelah tujuh tahun memperkuat The Gunners.

Gabriel Martinelli bergabung dengan Al Hilal pada awal September 2026 dengan nilai transfer sekitar 60 juta pound.

Advertisement

Kepindahan itu mengakhiri perjalanan pemain berusia 25 tahun itu bersama Arsenal yang dimulainya pada 2019.

Menurut Casseb, Martinelli sebenarnya mendapatkan tawaran dari sejumlah klub Inggris, Italia, dan Jerman.

Namun, sang pemain merasa membutuhkan suasana baru setelah menjalani perjalanan panjang bersama Arsenal.

Casseb menilai Martinelli telah menyelesaikan siklusnya di London Utara. Ia menyebut perubahan besar yang terjadi di Arsenal selama beberapa tahun terakhir turut memengaruhi keputusan itu.

Martinelli kemudian memilih Al Hilal sebagai pelabuhan berikutnya. Ia bergabung dengan klub yang tengah membangun skuad dengan sejumlah pemain muda dan nama-nama berpengalaman dari level internasional.


Martinelli Dianggap Sudah Menyelesaikan Siklus di Arsenal

Penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Aston Villa selama pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates di London, Kamis (1/9/2022). Arsenal menag tipis atas Aston Villa 2-1. (AP Photo/David Cliff)

Casseb menjelaskan Martinelli telah menghabiskan tujuh tahun bersama Arsenal sejak bergabung pada usia 18 tahun.

“Kami merasa siklusnya di Arsenal telah berakhir. Itu sudah berlangsung selama tujuh tahun. Dia datang ketika berusia 18 tahun dan Arsenal mengalami perubahan besar,” ujar Casseb seperti dikutip dari Sports Illustrated.

Martinelli menjadi salah satu pemain yang bertahan sejak era sebelum Mikel Arteta menangani Arsenal. Ia turut menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Premier League pada musim lalu.

Namun, perannya mulai berkurang setelah Arsenal melakukan sejumlah perubahan dalam skuad. Situasi tersebut akhirnya membuat kedua pihak melihat kepindahan sebagai pilihan yang tepat.


Sempat Dapat Tawaran dari Klub Eropa

Selebrasi pemain Arsenal, Gabriel Martinelli dalam laga Liga Champions versus Atletico Madrid, Rabu (22/10/2025). (AP Photo/Alastair Grant)

Casseb memastikan Martinelli tidak kekurangan peminat ketika meninggalkan Arsenal. Menurut sang agen, terdapat tawaran dari klub Premier League serta sejumlah tim dari Italia dan Jerman.

“Kami mendapat tawaran dari klub-klub Italia, Jerman, dan Premier League. Namun, saat itu saya pikir dia membutuhkan dan juga menginginkan suasana baru untuk menjernihkan pikirannya”, ujar Casseb.

Martinelli akhirnya memilih Al Hilal setelah mempertimbangkan proyek yang ditawarkan klub tersebut.

Al Hilal memang tengah membangun skuad dengan sejumlah pemain berusia relatif muda dan pemain yang memiliki pengalaman di level internasional.


Martinelli Sudah Cetak Hattrick untuk Al Hilal

Gabriel Martinelli resmi pindah dari Arsenal ke Al Hilal. (Dok. X @AlHilal_FC)

Martinelli mengawali kariernya bersama Al Hilal dengan mencetak tiga gol dalam kemenangan 6-0 atas Al Taawoun pada 12 September 2026.

Ia mencetak hat-tricknya hanya dalam 54 menit setelah masuk ke lapangan. Martinelli juga telah tampil dalam kompetisi domestik dan Liga Champions Asia Elite bersama klub barunya.

Sebelum meninggalkan Arsenal, Martinelli mencatatkan 278 penampilan dan 62 gol di semua kompetisi. Ia turut membantu Arsenal meraih gelar Premier League musim sebelumnya, selain FA Cup 2020 dan Community Shield 2023.

Kini, Martinelli memulai babak baru bersama Al Hilal setelah tujuh tahun berkarier di Inggris.

Sumber: Sport Illustrated

Penulis: Melisa Amanda

Berita Terkait