Eduardo Camavinga Bikin Kagum Zinedine Zidane: Angin Segar bagi Gelandang Real Madrid di Timnas Prancis

Eduardo Camavinga menjalani awal musim yang tidak mudah di Real Madrid. Pemain Prancis itu kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di bawah asuhan Jose Mourinho.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 27 September 2026, 22:30 WIB
Gelandang Prancis, Eduardo Camavinga mengontrol bola. (AP Photo/Petr David Josek)

Bola.com, Jakarta - Eduardo Camavinga mendapatkan angin segar di tengah situasi sulitnya bersama Real Madrid. Gelandang berusia 23 tahun itu secara mengejutkan dipanggil Zinedine Zidane ke Timnas Prancis dan ternyata mendapat penilaian tinggi dari sang pelatih.

Eduardo Camavinga menjalani awal musim yang tidak mudah di Real Madrid. Pemain Prancis itu kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di bawah asuhan Jose Mourinho.

Advertisement

Namun, situasi itu tidak menghalanginya untuk mendapatkan kesempatan baru bersama Les Bleus. Camavinga masuk dalam skuad pertama Prancis yang diumumkan Zidane.

Pemanggilan itu terbilang mengejutkan mengingat minimnya menit bermain Camavinga di level klub.

Cedera Aurelien Tchouameni menjadi salah satu faktor yang membuka jalan bagi sang gelandang untuk kembali ke tim nasional.

 

Zidane Sangat Mengagumi Profil Camavinga

Eduardo Camavinga - Talenta muda asal Prancis ini akan menjadi pemain masa depan Real Madrid. Meski baru berusia 19 tahun namun Camavinga telah menunjukan atribut seorang bintang di masa mendatang. Ia memiliki kecepatan, umpan akurat dan berbahaya di depan gawang lawan. (AFP/Gabriel Bouys)

Menurut laporan Diario AS, Camavinga merupakan salah satu kejutan terbesar dalam daftar skuad pertama Zidane sebagai pelatih Timnas Prancis.

Zidane disebut sangat menyukai karakter permainan gelandang Real Madrid tersebut. Salah satu aspek yang paling dihargai adalah kemampuan Camavinga mengontrol bola.

Zidane menilai kualitas itu penting untuk Prancis, terutama karena Les Bleus selama beberapa tahun terakhir dinilai kekurangan gelandang tengah yang mampu mengontrol tempo permainan sekaligus menciptakan keunggulan melalui penguasaan bola.

Pada era Didier Deschamps, Prancis lebih sering mengandalkan gelandang dengan karakter fisik kuat dan kemampuan merebut bola.

Zidane kini berupaya memberikan pendekatan berbeda. Ia ingin meningkatkan kualitas sirkulasi bola Prancis dan tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik di lini tengah.

Zidane juga memberikan kesempatan kepada Lucas Da Cunha dari Como sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan Prancis dalam mengalirkan bola.


Camavinga Langsung Beri Kesan Positif

Pemain Real Madrid Lucas Vazquez (kiri), Angola Eduardo Camavinga (kedua dari kiri), Vinicius Junior (kanan), dan Rodrygo Goes (kedua dari kanan) merayakan kemenangan mereka pada pertandingan final Liga Champions usai mengalahkan Liverpool di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 28 Mei 2022. Real Madrid mengalahkan Liverpool 1-0. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)

Kepercayaan Zidane kepada Camavinga mendapat respons positif dari sang pemain. Camavinga masuk pada menit ke-79 ketika Prancis menghadapi Turki.

Meski hanya bermain dalam waktu singkat, kehadirannya memberikan ketenangan yang dibutuhkan lini tengah Les Bleus dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Masuknya Camavinga membantu Prancis mengontrol situasi di lini tengah pada fase akhir pertandingan.

Penampilan singkat tersebut ternyata tidak luput dari perhatian Zidane. Sang pelatih disebut semakin melihat Camavinga memiliki kualitas yang sesuai dengan gaya permainan yang ingin diterapkannya bersama Prancis.

Bagi Camavinga, kesempatan tersebut datang pada waktu yang tepat setelah dirinya mengalami periode sulit dalam beberapa bulan terakhir.


Pemanggilan Zidane Jadi Awal Baru Camavinga

Legenda sepak bola dan pelatih Prancis, Zinedine Zidane, terlihat dalam upacara peluncuran perdana mobil listrik Alpine A390 di Dieppe, Prancis barat laut, pada 27 Mei 2025. (Lou BENOIST/AFP)

Camavinga sebelumnya menjalani akhir musim yang mengecewakan. Kartu merah yang diterima ketika Real Madrid menghadapi Bayern Munchen di perempat final Liga Champions menjadi salah satu titik terendahnya.

Setelah itu, Camavinga tidak masuk dalam skuad Prancis untuk Piala Dunia.

Pada era Deschamps, posisi Camavinga juga tidak pernah benar-benar aman. Bahkan di Piala Dunia 2022, ia sempat dimainkan sebagai bek kiri karena persaingan di lini tengah sangat ketat.

Kini situasinya berubah setelah Zidane mengambil alih Les Bleus.

Zidane mengenal skuad Real Madrid dengan sangat baik dan memahami kualitas Camavinga. Gelandang tersebut memiliki kesempatan untuk membangun kembali posisinya di tim nasional.

Sejak menjalani debut bersama Prancis pada 2020, Camavinga telah mencatat 30 penampilan. Namun, hanya 14 di antaranya yang dijalani sebagai starter.


Kesempatan Camavinga Kembali ke Real Madrid

Gelandang Real Madrid Eduardo Camavinga mengontrol bola di sebelah gelandang Union Berlin Aissa Laidouni dalam matchday 1 Grup C Liga Champions 2023/2024, di Santiago Bernabeu, Rabu malam (20/9/2023). (AP Photo/Manu Fernandez)

Pemanggilan ke Timnas Prancis juga dapat menjadi momentum penting bagi karier Camavinga di Real Madrid.

Saat ini, ia masih harus bersaing mendapatkan tempat di lini tengah Los Blancos. Minimnya menit bermain di bawah Mourinho membuat posisinya belum sepenuhnya aman.

Namun, jika mampu memanfaatkan kepercayaan Zidane dan tampil konsisten bersama Prancis, Camavinga berpeluang mengubah pandangan terhadap dirinya.

Kepercayaan dari Zidane bisa menjadi modal penting bagi sang gelandang untuk membuktikan dirinya layak menjadi pemain utama Les Bleus sekaligus kembali mendapatkan peran lebih besar di Real Madrid.

Dengan Zidane sebagai pengagum beratnya, Camavinga kini memiliki peluang untuk mengubah cerita kariernya, baik bersama Timnas Prancis maupun Los Blancos.

Sumber: Madrid Universal

Berita Terkait