Kesan Atlet Asian Games Tinggal di Costa Serena, Kapal Pesiar Jadi Hotel: Makanan Berlimpah, Fasilitas Lengkap

Costa Serena jadi hotel terapung Asian Games 2026, atlet ungkap kesan selama menginap.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 September 2026, 05:45 WIB
Kapal pesiar Costa Serena bersandar di Pelabuhan Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (15/9/2026), menjelang penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kapal sepanjang sekitar 300 meter dengan bobot lebih dari 100.000 ton dan memiliki 1.500 kamar tersebut disewa dengan biaya sekitar 4,5 miliar yen (Rp 514 miliar) sebagai salah satu akomodasi atlet dan ofisial karena panitia tidak membangun perkampungan atlet.

Bola.com, Jakarta - Costa Serena menjadi satu di antara tempat tinggal para peserta Asian Games Aichi Nagoya 2026.

Kapal pesiar hampir sepanjang 300 meter yang bersandar di pelabuhan Nagoya itu difungsikan sebagai hotel terapung untuk menampung atlet dan ofisial selama Asian Games 2026 berlangsung.

Advertisement

Kapal berbendera Italia tersebut memiliki kapasitas hampir 4.000 orang dengan sekitar 1.500 kabin. Beberapa kamar disiapkan untuk satu orang, sementara lainnya memiliki dua tempat tidur.

Di dalam kapal, para atlet tetap mendapatkan berbagai fasilitas. Ada restoran dengan pilihan makanan yang beragam, ruang olahraga tambahan dengan peralatan baru, serta sejumlah area lounge.

AFP melaporkan, atlet Mongolia terlihat menikmati hidangan prasmanan, sementara seorang atlet Qatar berlatih angkat beban di salah satu pusat kebugaran.


Puas Tinggal di Costa Serena

Sebuah ruangan digambarkan di kapal pesiar Costa Serena tempat para peserta Asian Games 2026 dan anggota tim menginap saat berlabuh di Port Messe Nagoya di Nagoya pada 25 September 2026. Selamat datang di Costa Serena, kapal pesiar yang digunakan sebagai hotel terapung bagi hampir 4.000 peserta Asian Games 2026 di Jepang. (MOHD RASFAN/AFP)

Tom Stevens, pelatih dayung Kanada yang mendampingi tim Lebanon, mengaku puas dengan pengalamannya selama tinggal di Costa Serena.

"Semuanya baik-baik saja. Makanannya berlimpah. Bagi siapa pun yang pernah berada di kapal pesiar, semuanya sesuai dengan yang ditawarkan," ujar Stevens.

Stevens telah berada di kapal tersebut selama sepekan. Ia juga tidak merasakan dampak ketika angin kencang melanda Nagoya setelah topan menerjang wilayah timur Jepang.

"Tidak merasakan apa-apa," katanya.

Costa Serena digunakan sebagai bagian dari pola akomodasi berbeda yang diterapkan pada Asian Games 2026.

Panitia tidak membangun perkampungan atlet seperti pada penyelenggaraan sebelumnya dengan alasan menghemat biaya.


Keluhan Peserta

Foto yang diambil pada 26 Agustus 2026 dan dirilis pada 18 September 2026 ini memperlihatkan pondok kontainer sementara yang digunakan sebagai tempat menginap para atlet Asian Games 2026 di Garden Pier, Nagoya. (JIJI PRESS/AFP)

Lebih dari 17.000 atlet dan ofisial, jumlah yang bahkan melebihi Olimpiade, ditempatkan di hotel, unit kayu sementara, serta Costa Serena.

Penggunaan kapal pesiar sebagai tempat tinggal atlet sebelumnya pernah dilakukan dalam ajang olahraga, tetapi belum dalam skala seperti Asian Games Aichi Nagoya.

Panitia menyebut konsep tersebut dapat menjadi contoh untuk penyelenggaraan multiolahraga pada masa mendatang. Namun, persoalan akomodasi dan transportasi sempat menjadi sorotan selama Asian Games 2026.

Sejumlah tim mengeluhkan unit penginapan bergaya kontainer karena kamar dinilai sempit dan tempat tidurnya terlalu pendek. Masalah transportasi juga muncul karena sejumlah bus terlambat datang atau bahkan tidak muncul.

Stevens mengatakan dirinya juga menghadapi persoalan selama berada di Jepang, tetapi hal tersebut lebih berkaitan dengan transportasi dan waktu perjalanan di darat.


Fasilitas Costa Serena

Para atlet mengambil makanan di area prasmanan di ruang makan kapal pesiar Costa Serena, tempat para peserta dan anggota tim Asian Games menginap, saat kapal tersebut bersandar di Port Messe Nagoya, Nagoya, pada 25 September 2026. Selamat datang di atas kapal Costa Serena, kapal pesiar yang digunakan sebagai hotel terapung bagi hampir 4.000 peserta Asian Games di Jepang. (MOHD RASFAN/AFP)

Costa Serena memiliki beberapa perbedaan dibandingkan ketika digunakan untuk wisatawan. Toko jam mewah ditutup dan kasino tidak beroperasi selama menjadi bagian dari akomodasi Asian Games 2026.

Panitia juga menambahkan sejumlah mesin olahraga baru ke kapal agar para atlet memiliki fasilitas gym tambahan.

Di area lounge, terdapat kursi-kursi empuk berbentuk hati dengan berbagai warna serta lampu yang menyerupai cabai yang menggantung.

"Interior kapal memadukan unsur mitologi Yunani, tradisi Jepang, dan sentuhan dari sejumlah budaya lain. Konsep tersebut mencerminkan keberagaman atlet dan kru yang berada di dalam kapal," tulis AFP.

Sajjad Anoushiravani, salah satu pejabat tim angkat besi Iran, memberikan penilaian positif terhadap fasilitas yang tersedia.

"Fantastis, semuanya tersedia. Modern, stafnya sempurna dan sangat bersih," ujar Anoushiravani.

Setelah Asian Games 2026 berakhir, Costa Serena akan kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai kapal pesiar.

Kapal tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan melintasi laut dan samudra hingga tiba di Buenos Aires menjelang Natal.

Ketika ditanya apakah ingin tetap berada di kapal untuk mengikuti perjalanan tersebut, Anoushiravani menjawab singkat, "100 persen."

 

Sumber: AFP via Japan Today

Berita Terkait