Mason Mount Tak Kunjung Bersinar, MU Diminta Cari Penggantinya

Louis Saha menilai Manchester United perlu mencari pengganti Mason Mount. Ia menyebut MU membutuhkan pemain kreatif untuk meningkatkan level permainan.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 September 2026, 19:12 WIB
Manchester United bermain imbang 2-2 kontra Burnley pada laga pekan ketiga Premier League di Old Trafford, Sabtu (30/8/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Bola.com, Jakarta - Mason Mount kembali mendapat sorotan setelah belum mampu menjadi pilihan utama Manchester United pada awal musim ini. Louis Saha menilai klub seharusnya mendatangkan pemain yang lebih mampu memberikan kreativitas di lini serang.

Manchester United merekrut Mount dari Chelsea pada 2023 dengan biaya 60 juta pounds. Namun, perjalanan pemain berusia 27 tahun itu di Old Trafford terganggu berbagai masalah kebugaran dan ia hanya mencetak lima gol di Liga Inggris selama tiga musim terakhir.

Advertisement

Cedera kembali menghambat Mount pada masa pramusim sehingga ia belum pernah tampil sebagai starter di Liga Inggris musim ini. Ia hanya berada di bangku cadangan ketika Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Fulham sebelum jeda internasional.

Saha menilai Manchester United sebenarnya bisa mengambil langkah berbeda pada bursa transfer musim panas. Klub mendatangkan Youri Tielemans, Andrey Santos, dan Carlos Baleba untuk memperkuat lini tengah, tetapi menurut Saha masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi.


Saha Pertanyakan Peran Mount

Gelandang Manchester United asal Inggris #07, Mason Mount, merayakan kemenangan timnya di akhir pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Club Bilbao di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 8 Mei 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Saha tidak menyangkal kemampuan Mount sebagai pesepak bola. Namun, ia menilai Manchester United membutuhkan sosok yang dapat memberikan variasi permainan lebih besar, khususnya sebagai second striker atau gelandang kreatif.

Eks striker Manchester United itu juga melihat kontribusi Mount belum cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Karena itu, ia merasa klub seharusnya mempertimbangkan pemain lain untuk posisi tersebut.

"Manchester United bisa saja mendatangkan pemain lain yang bisa bermain sebagai second striker atau gelandang yang lebih kreatif dan merupakan opsi yang lebih baik daripada Mason Mount untuk menggantikannya," kata Saha kepada Betano.

"Dia adalah pemain bagus lainnya, tetapi dia bukan seseorang yang akan mempercepat permainan Manchester United," lanjut Saha.


Mount Belum Tunjukkan Diri di Momen Penting

Granit Xhaka dan Mason Mount berebut bola dalam laga Liga Inggris antara Manchester United dan Sunderland di Old Trafford, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Masalah kebugaran membuat Mount kesulitan membangun momentum sejak bergabung dengan Manchester United. Saha memahami bahwa sang pemain mengalami kesialan dengan cedera, tetapi ia belum melihat Mount mengambil peran besar ketika tim berada di bawah tekanan.

Menurut Saha, Mount harus mampu berbagi tanggung jawab dengan Bruno Fernandes jika ingin menjadi pemain penting bagi Manchester United. Ia menilai hal tersebut belum terlihat dari penampilan Mount sejauh ini.

"Dia sangat tidak beruntung dengan cedera, tetapi dia tidak pernah menunjukkan kepada saya bahwa dia adalah pemain yang pada momen-momen panas akan mengambil tekanan dan tanggung jawab bersama Bruno Fernandes," ujar Saha.

"Apakah Manchester United mengecewakan Michael Carrick di bursa transfer? Ada sedikit hal seperti itu yang terjadi," sambungnya.


Saha Nilai MU Terlalu Berhati-hati

Gelandang Manchester United asal Kamerun bernomor punggung 19, Bryan Mbeumo (tengah), merayakan gol kelima timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 30 Agustus 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Manchester United melakukan sejumlah perekrutan pada musim panas, tetapi Saha melihat kebijakan klub masih terlalu berhati-hati. Ia memahami pertimbangan tersebut mengingat catatan pengeluaran Manchester United pada bursa transfer sebelumnya.

Namun, Saha menilai kebutuhan tim seharusnya menjadi prioritas. Menurutnya, keengganan mengeluarkan dana besar justru membuat Manchester United tidak mendapatkan seluruh pemain yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas skuad.

"Saya memahami bisnis yang mereka lakukan karena pada masa lalu mereka tidak bagus dalam membelanjakan uang," tutur Saha.

"Mereka tidak ingin mengambil risiko dan mengeluarkan banyak uang pada musim panas ini, tetapi saya pikir itu adalah mentalitas yang salah untuk kondisi tim saat ini, sehingga beberapa pemain yang mereka datangkan menjadi pilihan yang keliru," lanjutnya.


Kualitas Rekrutan Jadi Sorotan

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Saha melihat Manchester United lebih banyak mempertimbangkan keinginan pemain untuk bergabung dan kesempatan membela klub. Baginya, aspek tersebut tidak cukup apabila pemain yang datang belum memiliki kualitas untuk meningkatkan level permainan tim.

Meski mengkritik kebijakan perekrutan, Saha tidak menyebut pemain secara individu sebagai sumber utama persoalan Manchester United. Ia justru menekankan pentingnya menemukan komposisi yang tepat agar tim mampu membongkar pertahanan lawan.

"Saya pikir ini lebih tentang mendatangkan pemain yang ingin berada di Manchester United dan menghargai kesempatan bermain untuk klub, daripada mencari pemain dengan kualitas untuk membawa tim ke level yang baru," ungkap Saha.

"Saya tidak berpikir mereka telah merekrut pemain yang sebenarnya menjadi target pilihan pertama mereka di bursa transfer," pungkasnya.


Persaingan di Liga Inggris

Berita Terkait