Bola.com, Jakarta - Kiper Manchester United, Senne Lammens, mendapat sorotan positif dari media Belgia setelah tampil gemilang saat membela Timnas Belgia melawan Prancis pada laga UEFA Nations League, Senin lalu.
Meski timnya harus menelan kekalahan tipis 0-1 di Stade Roi Baudouin, performa tangguh kiper berusia 24 tahun tersebut tetap mendapatkan apresiasi luas di tanah airnya.
Lammens tampil disiplin di bawah mistar gawang dengan mencatatkan total lima kali penyelamatan penting sepanjang laga.
Tiga di antaranya merupakan peluang emas Prancis dari dalam kotak penalti. Namun, gawang Belgia akhirnya bobol juga menjelang laga usai melalui tembakan pemain sayap Bayern Munchen, Michael Olise, pada menit ke-88.
Media Belgia, Het Belang van Limburg, memberikan nilai 6 dari 10 untuk penampilan Lammens. Dalam ulasannya, media tersebut mencatat bahwa sang penjaga gawang sempat terselamatkan oleh mistar dan tiang gawang, serta sapuan bola dari Romeo Lavia di garis gawang, sebelum akhirnya gawangnya kebobolan di menit akhir.
Belum Memiliki Jiwa Kepemimpinan
Performa solid bersama tim nasional ini menjadi angin segar bagi Lammens yang didatangkan Manchester United dari Royal Antwerp pada musim panas 2025.
Setan Merah memboyongnya dengan nilai transfer mencapai 25 juta euro atau sekitar Rp511 miliar beserta bonus.
Secara perlahan, Lammens berhasil merebut posisi kiper utama di Old Trafford di bawah asuhan manajer Michael Carrick.
Meski sempat dinobatkan sebagai salah satu rekrutan terbaik di Liga Inggris musim lalu oleh sejumlah jurnalis senior, keraguan terhadap kapasitas Lammens rupanya masih terus membayangi.
Mantan pelatih Manchester United, Rene Meulensteen, secara terbuka menilai bahwa klub lamanya seharusnya mendatangkan kiper Athletic Bilbao, Unai Simon, daripada bertahan dengan Lammens.
Meulensteen menilai Lammens masih terbilang muda dan belum memiliki aura kepemimpinan sekelas legenda klub seperti Peter Schmeichel atau Edwin van der Sar.
Ia menyoroti beberapa kesalahan kecil yang dibuat Lammens, termasuk performanya saat membela Belgia di Piala Dunia serta beberapa momen krusial di Premier League.
Belum Cukup Meyakinkan
Nada ragu juga dilontarkan oleh legenda Manchester United, Paul Scholes. Mantan gelandang timnas Inggris tersebut meyakini bahwa sebuah tim yang ingin menjuarai Premier League wajib memiliki penjaga gawang kelas dunia, layaknya Alisson di Liverpool, David Raya di Arsenal, atau Ederson di Manchester City.
"Apakah Lammens bisa mencapai level tersebut? Saya pikir penilaian untuknya masih mengantung. Untuk membangun tim yang kuat, Anda harus memulainya dari lini pertahanan dan posisi kiper yang benar-benar tangguh," ujar Scholes.
Kritik pedas juga datang dari mantan penyerang Aston Villa, Gabriel Agbonlahor.
Dalam wawancaranya di talk sport, Agbonlahor menilai penampilan Lammens musim ini belum cukup meyakinkan, termasuk saat melakukan antisipasi yang berujung gol bunuh diri Lisandro Martinez dalam laga melawan Fulham.
Agbonlahor bahkan menyarankan Manchester United untuk memboyong penjaga gawang papan atas seperti Gianluigi Donnarumma jika ingin memperkuat benteng terakhir mereka secara signifikan.
Berbagai desakan dan keraguan dari para pengamat ini tentu menjadi tantangan besar bagi Lammens untuk terus membuktikan kualitas dan konsistensinya di Old Trafford.
Sumber: Team Talk