Bola.com, Jakarta - Wang Xiyu meraih medali emas tenis tunggal putri Asian Games 2026 setelah mengalahkan Zhang Shuai pada partai final di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Jumat (2/10/2026).
Wang tampil dominan dan menang dua set langsung dengan skor 6-2, 6-1 dalam waktu 66 menit. Kesuksesan tersebut sekaligus membuat petenis berusia 25 tahun itu mendapatkan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Tenis menjadi salah satu dari tujuh cabang olahraga di Asian Games 2026 yang memberikan tiket kualifikasi Olimpiade kepada peraih medali emas.
Gelar tersebut menjadi puncak perjalanan Wang di Nagoya. Sehari sebelumnya, ia harus melewati pertandingan sengit melawan unggulan pertama asal Filipina, Alexandra Eala.
Wang yang berstatus petenis peringkat 85 dunia menang atas Eala dengan skor 3-6, 6-3. 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 34 menit.
Wang Xiyu Tampil Dominan di Final
Menghadapi Zhang Shuai, Wang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil kendali pertandingan. Ia langsung menekan sejak set pertama dan menutupinya dengan kemenangan 6-2.
Situasi tidak banyak berubah pada set kedua. Wang kembali menguasai permainan dan hanya memberikan satu gim kepada Zhang sebelum memastikan kemenangan 6-1.
Total pertandingan berlangsung selama 66 menit. Hasil tersebut membuat Whang mengakhiri turnamen tanpa harus memainkan tiga set pada partai final.
Meski memang meyakinkan, Wang tetap memberikan penghormatan kepada Zhang yang jauh lebih berpengalaman. Zhang saat ini berusia 37 tahun dan telah mengoleksi sejumlah gelar Grand Slam di nomor ganda.
“Saya sangat menghormatinya. Semua yang telah dia lalui juga menjadi bentuk motivasi bagi saya,” kata Wang.
Menurut Wang, memberikan penampilan terbaik di lapangan merupakan bentuk penghormatan yang bisa ia berikan kepada Zhang.
Wang Singkirkan Alexandra Eala di Semifinal
Sebelum menghadapi Zhang di final, Wang terlebih dahulu melewati ujian berat saat bertemu Alexandra Eala di semifinal.
Eala merupakan unggulan pertama turnamen. Namun, Wang mampu bangkit setelah kehilangan set pertama dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 3-6, 6-3, 6-2.
Pertandingan tersebut berlangsung sengit selama dua jam 34 menit. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Wang sebelum kembali bertanding kurang dari 24 jam kemudian di final.
Wang menggambarkan perjalanan tersebut sebagai bagian dari persaingan olahraga level elite. Ia menilai hasil di lapangan menjadi pembuktian atas proses yang telah dilalui seorang atlet.
“Inilah olahraga, inilah persaingan elite. Tindakan Anda yang berbicara,” ujar Wang.
Zhang Shuai Tambah Koleksi Perak Asian Games
Bagi Zhang, kekalahan dari Wang membuatnya kembali meraih medali perak di nomor tunggal Asian Games.
Zhang sebelumnya juga mendapatkan medali perak tunggal pada Asian Games 2018 di Jakarta. Ia turut memiliki pengalaman meraih emas beregu pada Asian Games Guangzhou 2010.
Wang mengaku perjalanan Zhang menjadi salah satu sumber motivasi baginya. Ia juga menilai pengalaman sang senior sebagai sesuatu yang patut dihormati.
Dengan kemenangan ini, Wang membawa pulang emas Asian Games sekaligus mengamankan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Sumber: New Straits Times