Bola.com, Jakarta - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, meminta dukungan penuh suporter The Reds saat menjamu Manchester City di Anfield dalam lanjutan Premier League, Minggu (11/10/2026).
Ia berharap atmosfer luar biasa dari tribune bisa membantu timnya meraih hasil maksimal dalam duel panas tersebut.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinantikan pada akhir pekan ini. Selain mempertaruhkan poin penting dalam persaingan papan atas, pertemuan Liverpool kontra Manchester City juga berlangsung di tengah sorotan terhadap vonis bersalah The Citizens atas pelanggaran aturan keuangan Premier League.
Kabar tersebut diperkirakan semakin menyulut emosi pendukung Liverpool. Sebagian suporter Merseyside menilai pelanggaran yang dilakukan City berpotensi merugikan persaingan gelar dan peluang Liverpool meraih sejumlah trofi.
Dalam catatan program pertandingan Liverpool, Van Dijk menegaskan bahwa atmosfer Anfield selalu menjadi kekuatan penting bagi timnya. Bek asal Belanda itu berharap dukungan suporter bisa membantu Liverpool melanjutkan tren positif setelah jeda internasional.
"Saya tahu atmosfernya akan luar biasa, seperti biasanya di Anfield. Mudah-mudahan kami bisa melanjutkan perkembangan yang sudah kami tunjukkan sebelum jeda internasional dengan penampilan dan hasil yang bagus," ujar Van Dijk, seperti dikutip dari Sportmole.
Tuntutan Tinggi Liverpool
Ia juga menegaskan Liverpool merupakan klub yang selalu dituntut bersaing untuk meraih gelar di setiap kompetisi.
"Klub ini harus selalu bersaing untuk meraih segalanya dan menuntut standar tertinggi setiap hari. Itu bukan tekanan, melainkan sebuah kehormatan yang kami nikmati sebagai pemain Liverpool," lanjutnya.
Van Dijk mengajak rekan-rekannya menunjukkan komitmen dan kebersamaan demi memberikan pengalaman berkesan kepada para pendukung.
"Mari tunjukkan semua kualitas, komitmen, dan kebersamaan itu. Jika kami bisa melakukannya, kami dapat memberikan satu hari yang tak terlupakan lagi di stadion yang luar biasa ini," tegasnya.
Atmosfer Anfield Bisa Jadi Pembeda
Persaingan Liverpool dan Manchester City semakin panas dalam satu dekade terakhir. Rivalitas kedua klub bukan hanya terjadi di lapangan, tetapi juga terasa di antara para pendukung mereka.
Pada masa lalu, sejumlah insiden turut mewarnai hubungan kedua kelompok suporter. Pendukung City pernah ditangkap terkait nyanyian yang menyinggung tragedi, sementara bus tim Manchester City mengalami kerusakan akibat serangan menjelang kunjungan ke Liverpool untuk pertandingan Liga Champions pada 2018.
Meski mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola, dan eks pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dikenal saling menghormati, rivalitas di antara kedua kubu suporter tetap memiliki tensi tersendiri.
Kali ini, sorotan terhadap kasus pelanggaran keuangan Manchester City menambah bumbu menjelang pertandingan. Namun, Liverpool tetap harus menjaga fokus pada target utama mereka, yakni mengamankan tiga poin.
Duel di Anfield diprediksi berlangsung ketat. Dukungan suporter tuan rumah bisa menjadi faktor penting, tetapi Liverpool tetap membutuhkan penampilan solid dan strategi tepat untuk menundukkan Manchester City.
Sumber: Sportmole