Bola.com, Jakarta - Enzo Maresca meminta Manchester City menjawab berbagai kontroversi yang mengiringi klub melalui prestasi di lapangan.
Pesan itu terbukti efektif setelah The Citizens menang telak 3-0 atas Liverpool di Anfield, Minggu (11-10-2026) malam.
Pertandingan ini menjadi penampilan pertama Man City setelah dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran regulasi keuangan Premier League.
Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki mencetak gol untuk mempertahankan rekor sempurna Man City pada awal musim sekaligus memperpanjang kemenangan beruntun di liga menjadi enam pertandingan.
"Berbagai sorotan akan selalu ada. Jadi, yang terpenting adalah bagaimana kami belajar menghadapinya. Tugas kami adalah menciptakan sorotan sendiri dengan memenangi pertandingan seperti hari ini dan merasa bahagia," kata Maresca, dikutip dari The Guardian.
Soroti Kebersamaan
Ketika ditanya apakah ia berharap proses banding Man City segera digelar, Maresca justru menegaskan kebahagiaannya setelah kemenangan tersebut.
"Anda tidak bisa membayangkan betapa bahagianya saya. Saya tidak peduli. Saya di sini untuk mempersiapkan pertandingan dan berusaha memenangkannya. Semoga saya bisa membicarakan situasi ini ketika kami memenangi banding," ujar Maresca.
CEO Manchester City, Ferran Soriano, turut hadir di Anfield. Maresca menilai kebersamaan seluruh elemen klub dalam pertandingan penting melawan Liverpool merupakan hal positif.
"Kebersamaan seperti itulah yang kami butuhkan," katanya.
Kartu Merah Ubah Pertandingan
Sementara itu, pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai jalannya pertandingan berubah setelah Ryan Gravenberch menerima kartu kuning kedua pada menit ke-62.
Menurutnya, Liverpool tampil lebih baik sebelum insiden tersebut, sedangkan Man City menguasai permainan setelah unggul jumlah pemain.
Haaland membuka keunggulan Man City hanya semenit setelah Gravenberch diusir wasit. Doku dan Cherki kemudian memastikan kemenangan 3-0 bagi tim tamu.
Iraola juga menilai kartu kuning pertama Gravenberch terlalu keras.
"Menurut saya, pelanggaran pertama Ryan sama sekali bukan kartu kuning," ujarnya.
Sumber: The Guardian