Bola.com, Jakarta - Kekalahan Liverpool dari Manchester City mendapat sorotan tajam dari Wayne Rooney. Mantan striker Manchester United (MU itu mengkritik Ryan Gravenberch yang diusir wasit dalam lanjutan Premier League di Anfield, Minggu (11/10/2026).
Liverpool harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor akhir 0-3. Arah pertandingan berubah setelah Gravenberch menerima kartu kuning kedua pada menit ke-62 setelah melanggar winger Man City, Jeremy Doku.
Wayne Rooney menilai kartu kuning pertama yang diterima gelandang asal Belanda itu terbilang keras. Namun, ia menyayangkan keputusan Gravenberch melakukan pelanggaran berikutnya saat sudah mengantongi satu kartu kuning.
“Menurut saya, kartu kuning pertama itu keras,” ujar Rooney saat membahas tayangan ulang pertandingan di program Match of the Day.
“Namun, untuk kartu kedua, ketika sudah mendapat kartu kuning, Anda menempatkan diri dalam posisi yang bisa membuat Anda menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Itu naif dan bodoh,” lanjutnya.
Kartu Merah Gravenberch Mengubah Arah Pertandingan
Sebelum diusir keluar lapangan, Gravenberch justru dinilai sebagai salah satu pemain terbaik Liverpool selama sekitar satu jam pertama pertandingan. Kartu merahnya kemudian membuat tuan rumah harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Manchester City memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak tiga gol. Erling Haaland membuka keunggulan pada menit ke-65, disusul gol Doku tiga menit kemudian. Rayan Cherki memastikan kemenangan City lewat gol pada menit ke-78.
Hasil tersebut mempertahankan catatan sempurna Manchester City di Premier League musim ini. Sebaliknya, Liverpool harus menerima kekalahan liga pertama mereka musim ini dan turun ke posisi kesembilan klasemen.
Jamie Carragher Membela Gravenberch
Penilaian berbeda disampaikan Jamie Carragher. Mantan bek Liverpool itu menilai performa Gravenberch sebelum menerima kartu merah tetap layak mendapat apresiasi, terlebih setelah sang gelandang sempat kesulitan pada awal musim.
“Hal positif terbesar bagi saya hari ini adalah melihat Gravenberch kembali menjadi pemain seperti dirinya, pemain yang telah membela Liverpool selama dua tahun terakhir,” kata Carragher.
Ia juga menilai Gravenberch memberikan kontribusi penting bagi keseimbangan lini tengah Liverpool.
Carragher bahkan mempertanyakan komposisi gelandang yang digunakan tim saat ini dan menilai perlu ada penataan ulang.
Carragher turut menyoroti kontribusi Florian Wirtz yang menurutnya belum cukup memuaskan.
Ia menegaskan Gravenberch memiliki kualitas fisik, kemampuan mengolah bola, serta potensi mencetak gol yang dapat memberi lebih banyak pilihan bagi Liverpool.
Perbedaan pandangan Rooney dan Carragher memperlihatkan dua sisi dari penampilan Gravenberch di Anfield.
Kesalahan yang berujung kartu merah menjadi persoalan besar, tetapi kontribusinya sebelum insiden tersebut juga dinilai tidak seharusnya diabaikan.
Sumber: TeamTalk