Buntut Insiden Terhadap Tim Persib U-18, Zaenal Arif Minta Jadwal EPA Ditunda

Direktur Youth Development PT Persib Bandung Bermartabat, Zaenal Arif, mengusulkan ada penundaan jadwal EPA.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 13 Oktober 2026, 15:15 WIB
Eks striker Persib dan Persita, Zaenal Arif. (Muhammad Faqih/Bola.com)

Bola.com, Bandung - Direktur Youth Development PT Persib Bandung Bermartabat, Zaenal Arif, mengusulkan kepada I.League selaku operator Elite Pro Academy (EPA) untuk menunda jadwal pertandingan berikutnya.

Langkah tersebut sangat penting agar para pemain memiliki waktu untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah mengalami peristiwa yang berdampak pada kondisi psikologis mereka.

Advertisement

Zaenal Arif menjelaskan, berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan, Persib U-18 berencana kembali melakukan perjalanan ke Jawa Timur, karena itu ia berharap I.League dapat mempertimbangkan penundaan jadwal pertandingan agar proses pemulihan para pemain bisa berjalan optimal.

"Saya mengusulkan kepada PT I.League untuk bisa menindak jadwal selanjutnya karena kami akan tur lagi ke Jatim. Jadi, jadwal berikutnya saya minta penundaan," ujar Zaenal Arif.

 


Tetap Latihan

Ilustrasi Persib Bandung. (Bola.com/AI)

Selama masa pemulihan, tim akan tetap menjalani latihan dengan menyesuaikan kondisi para pemain.

Selain itu, komunikasi dengan orang tua juga akan terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi pemain, termasuk kesiapan mereka berlatih secara optimal.

"Kami akan tetap berlatih sambil melihat dan berkomunikasi dengan orang tua, sejauh mana anak-anak ini bisa kembali tegar dan mengikuti latihan dengan seksama," imbuhnya.

Eks striker Persib Bandung itu menyebutkan kasus yang menimpa tim U-18 tersebut harus diusut hingga tuntas.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak lagi dapat dipandang sebagai masalah sportivitas dalam sepak bola, melainkan sudah masuk ranah kriminalitas.

 


Ranah Kriminal

Karena itu, ia berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengungkap kasus tersebut dan memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Zaenal memastikan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan para orang tua pemain untuk memastikan kondisi pemain agar tetap terpantau sekaligus memberikan dukungan selama proses pemulihan berlangsung.

"Nanti orang tua juga akan diundang oleh pihak PT Persib untuk membahas masalah ini dan memberikan jaminan keamanan bagi para pemain," ucapnya.

"Dari manajemen maupun PT sendiri, saya berharap asa perhatian khusus terhadap persoalan ini," tambah Zaenal Arif.

Berita Terkait