Bola.com, Jakarta - Bek Manchester United, Lisandro Martinez, melontarkan kritik terbuka kepada manajemen Setan Merah setelah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Rabu (14-10-2026) dini hari WIB.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Martinez secara khusus menyoroti kinerja Direktur Teknik Manchester United, Jason Wilcox.
"Situasi ini benar-benar buruk. Saya harus banyak menahan diri agar tidak bereaksi berlebihan. Terkadang, keadaan seperti ini mencerminkan kondisi klub kami saat ini," ujar Martinez dalam wawancara dengan Amazon Prime, dikutip dari Sportbible, Rabu (14-10-2026).
"Kami menjalani musim yang fantastis tahun lalu. Karena itu, saya berharap manajemen klub bisa berbuat lebih banyak untuk mendatangkan pemain agar kami mampu bersaing. Terlebih, banyak tim lain yang aktif merekrut pemain untuk memperkuat skuad mereka," imbuhnya.
Martinez juga secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap Wilcox.
Menurutnya, tanggung jawab atas hasil buruk tim tidak hanya berada di tangan pemain dan pelatih, tetapi juga jajaran manajemen yang berperan dalam membangun kekuatan skuad.
"Sejujurnya, saya berharap direktur teknik kami bisa melakukan lebih banyak hal. Namun, sebagai pemain, kami juga harus memberikan kontribusi yang lebih besar," cetus Martinez.
Carrick Tidak Dapat Dukungan Penuh dari MU
Martinez menilai jajaran direksi MU belum melakukan investasi yang cukup untuk memperkuat tim pada bursa transfer musim panas lalu. Ia juga merasa pelatih Michael Carrick belum mendapat dukungan yang semestinya dari klub.
"Saya rasa dia sudah melakukan yang terbaik, tetapi setiap musim memiliki tantangan yang berbeda. Kita tidak bisa hanya mengandalkan apa yang dilakukan pada musim sebelumnya," kata Martinez.
Ia juga memperingatkan MU bisa menghadapi masalah yang lebih besar jika tidak melakukan perubahan.
Menurutnya, klub tidak bisa terus mengganti manajer tanpa mengevaluasi aspek lain yang turut memengaruhi performa tim.
"Jika tidak ada perubahan, musim depan akan menjadi masalah besar. Manajemen klub terus mengganti manajer, tetapi bagaimana dengan aspek lainnya? Setelah pertandingan seperti ini, mudah untuk menyalahkan pelatih atau pemain. Namun, kita juga harus melihat faktor-faktor lainnya," sentil pemain asal Argentina itu.
Lisandro Bisa Kena Hukuman?
Pernyataan Martinez mengingatkan publik pada wawancara kontroversial Mohamed Salah setelah Liverpool bermain imbang 3-3 melawan Leeds United, awal Desember 2025.
Ketika itu, Salah secara terbuka mengkritik manajer Arne Slot dan mengaku merasa dikorbankan oleh klub.
Dampaknya, Salah tidak masuk skuad Liverpool untuk pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan setelah wawancara tersebut.
Situasi itu memunculkan spekulasi, Martinez juga bisa menghadapi konsekuensi dari klub.
MU berpotensi mengambil tindakan internal jika menilai pernyataan pemain berusia melanggar pedoman media atau merugikan reputasi tim.
Meski demikian, belum ada kepastian Martinez akan dijatuhi sanksi. Kemungkinan dirinya dicoret dari skuad atau dikenai tindakan disipliner masih sebatas spekulasi, bukan keputusan resmi klub.
Sumber: Sportbible