Bola.com, Jakarta - Arsenal berpeluang kembali mengejar Vinicius Junior pada bursa transfer musim panas 2027.
Pakar sepak bola Eropa, Andy Brassell, menilai Real Madrid bisa mempertimbangkan perubahan besar jika kembali gagal meraih trofi musim ini.
Arsenal sempat tertarik merekrut penyerang asal Brasil itu pada musim panas lalu, ketika negosiasi kontraknya dengan Madrid mengalami kebuntuan.
talkSPORT bahkan melaporkan Meriam London mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran, meski Vinicius bukan target utama mereka.
Belum Sesuai Ekspektasi
Pemain berusia 26 tahun itu akhirnya menandatangani kontrak baru hingga 2032. Namun, performanya pada awal musim ini belum memuaskan. Vinicius baru mencetak satu gol dalam 10 pertandingan di semua kompetisi.
Ia juga mengalami kejadian mengecewakan saat menghadapi Villarreal, Sabtu lalu. Golnya dianulir setelah wasit menilai dirinya menarik rambut lawan, sebelum akhirnya memberikan kartu merah.
Vinicius pun harus absen dalam empat pertandingan termasuk El Clasico pertama musim ini.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, tetap yakin Vinicius akan kembali menemukan performa terbaiknya.
"Dia akan bangkit. Ini hanya masalah waktu," kata Mourinho kepada TNT Sports, Selasa.
Peran Vinicius di Real Madrid Berubah
Brassell menilai situasi Vinicius di Madrid kini berbeda dibandingkan ketika ia menjadi satu di antara pemain terbaik dunia pada 2024. Kehadiran pemain baru, termasuk Yan Diomande, turut memengaruhi persaingan di lini depan.
Ia dan Arda Guler kemudian mengisi posisi sayap dalam pertandingan terakhir Madrid. Diomande juga mencetak gol kemenangan pertamanya untuk klub saat menghadapi Villarreal.
"Ketika melihat kontrak baru yang ditandatanganinya, sejumlah kejadian musim ini membuat orang bertanya apakah Madrid memang perlu memperpanjang kontraknya. Ada pihak di klub yang mungkin merasa kepergiannya ke Arsenal akan membuat situasi lebih jelas," ujar Brassell kepada talkSPORT.
Menurut Brassell, Arsenal bisa menawarkan lingkungan yang tepat bagi Vinicius untuk kembali menjadi pemain utama.
Ia juga menilai sistem permainan Mikel Arteta berpotensi mengoptimalkan kemampuan sang penyerang, termasuk kontribusinya ketika tim tidak menguasai bola.
Madrid Bisa Mengambil Keputusan Besar
Peluang Vinicius hengkang mungkin kembali terbuka jika Madrid mengakhiri musim tanpa gelar. Klub ibu kota Spanyol itu telah melewati dua musim tanpa trofi dan berisiko mengulang hasil serupa untuk ketiga kalinya.
Brassell menilai Madrid perlu mengevaluasi komposisi tim jika kembali gagal meraih gelar, termasuk menentukan masa depan Vinicius dan Kylian Mbappe.
"Jika musim ini berakhir tanpa trofi untuk ketiga kalinya secara beruntun, Madrid harus mengambil keputusan. Apakah Vinicius yang dijual atau Mbappe? Mereka tidak bisa membiarkan situasi terus seperti sekarang," kata Brassell.
Ia juga menyoroti Jude Bellingham yang, menurutnya, membutuhkan tim yang dibangun untuk mendukung perannya.
Jika Madrid memutuskan melakukan perombakan, Brassell menilai kepindahan Vinicius ke Arsenal bisa kembali menjadi satu di antara opsi.
Sumber: Talksport