Demi Hidupkan Lini Tengah MU, Carrick Diminta Berani Cadangkan Bruno Fernandes

Paul Parker tantang Michael Carrick coret Bruno Fernandes demi menghidupkan lini tengah MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Oktober 2026, 10:30 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Paul Parker mendesak Michael Carrick berani mencadangkan Bruno Fernandes demi memperbaiki performa Manchester United.

Mantan bek Setan Merah itu menilai sang kapten belum memberikan kontribusi yang cukup dan terlalu mudah meluapkan frustrasi kepada rekan setimnya.

Advertisement

MU akan bertandang ke markas Leeds United pada Minggu dengan misi mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

Setan Merah baru sekali meraih kemenangan di Liga Inggris musim ini dan terakhir ditahan imbang Tottenham Hotspur dengan skor 1-1, meski lawan bermain dengan 10 orang.

Fernandes mencetak hattrick dan menyumbang satu assist dalam satu-satunya kemenangan itu. Namun, gelandang asal Portugal tersebut gagal mencatatkan kontribusi gol dalam lima pertandingan liga lainnya.

Parker menilai Carrick perlu mempertimbangkan perubahan di lini tengah.


Alasan Cadangkan Fernandes

Ekspresi Bruno Fernandes di laga Manchester United vs Brentford di pekan ke-34 Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Selasa (28/04/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Ia ingin MU memiliki lebih banyak pemain yang mampu menjaga intensitas permainan, terutama setelah Youri Tielemans dan Kobbie Mainoo juga mendapat kritik atas penampilan mereka saat menghadapi Tottenham.

"Mereka tidak memiliki sosok yang benar-benar memimpin. Fernandes tidak memberikan cukup banyak kontribusi dan menjalani musim yang buruk," kata Parker kepada Metro, dilansir TEAMtalk.

Menurut Parker, Fernandes belum cukup hadir ketika tim membutuhkannya. Ia menilai pelatih yang ingin membawa perubahan harus berani mengambil keputusan sulit, termasuk mengeluarkan sang kapten dari susunan pemain utama.

"Dia terlalu mudah frustrasi dan melampiaskannya kepada rekan setim. Padahal, saat ini semua pemain harus bersatu. Saya akan mencadangkan Fernandes dan berusaha menurunkan sebanyak mungkin pemain yang memiliki tenaga untuk berlari," ujarnya.


Bukan soal Statistik

Gelandang Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, bereaksi selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal versus Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 7 Juli 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Parker juga tidak sepakat jika penilaian terhadap Fernandes hanya didasarkan pada statistik.

Baginya, kontribusi seorang pemain harus terlihat dari kerja keras sepanjang pertandingan, bukan sekadar angka setelah laga berakhir.

"Saya tidak tertarik dengan berbagai istilah baru yang sering digunakan orang, seperti statistiknya bagus. Saya berbicara tentang kerja keras selama 90 menit. Ketika seorang pemain meninggalkan lapangan, orang-orang harus tahu bahwa dia sudah memberikan segalanya," tutur Parker.

Mantan pemain yang pernah menghabiskan lima tahun di Old Trafford itu menegaskan Fernandes masih belum memberikan kontribusi sesuai harapan jika penampilannya dinilai secara langsung di lapangan.


Tak Ingin Carrick Dipecat

Ekspresi manajer Manchester United, Michael Carrick. (Paul Ellis/AFP)

Hasil buruk saat menghadapi Leeds berpotensi menambah tekanan terhadap Carrick, terlebih MU akan menghadapi rangkaian pertandingan yang menantang.

Meski demikian, Parker menilai pemecatan sang pelatih bukan jawaban untuk mengatasi persoalan klub.

"Saya rasa Manchester United tidak bisa begitu saja memecat Michael Carrick," kata Parker dalam wawancara melalui FreeBets.

Ia meminta manajemen mengevaluasi masalah yang telah berulang selama beberapa tahun terakhir, alih-alih terus menjadikan pelatih sebagai pihak yang bertanggung jawab.

"Masalahnya bukan benar-benar pada Michael Carrick, melainkan Manchester United. Anda tidak bisa terus-menerus menyalahkan manajer," ujarnya.


Dukung Pelatih

Paul Parker menyimak serius pertanyaan dari para pewarta (Liputan6.com/ Helmi Fithriansyah)

Parker menegaskan dukungannya kepada Carrick bukan semata-mata karena keduanya pernah menjadi bagian dari MU.

Ia mengaku akan mendukung siapa pun yang menangani klub itu karena menilai situasi yang dihadapi manajer saat ini sangat sulit.

Menurut Parker, kurangnya ambisi dari jajaran petinggi klub untuk mengejar gelar Liga Inggris menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

"Jika tidak ada ambisi dari pihak di atas untuk berusaha memenangi gelar liga, bagaimana hal itu bisa terjadi di Manchester United?" ucapnya.

 

Sumber: Teamtalk

Berita Terkait