Kata-Kata Milos Joksic Setelah Garudayaksa FC Mengukir Kemenangan Perdana di BRI Super League

Garudayaksa FC tampil perkasa saat menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026) sore WIB.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 17 Oktober 2026, 21:15 WIB
Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Garudayaksa FC tampil perkasa saat menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026) sore WIB.

Bermain penuh semangat berlipat, Garudayaksa FC menang besar dengan skor 3-1. Sempat tertinggal 0-1 lantaran gol kilat tim tamu yang dicetak Matheus Blade saat laga pekan kelima baru berjalan lima menit, Garudayaksa FC mampu bangkit dengan lesakan tiga gol balasan.

Advertisement

Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Brian Rubio pada menit ke-37, Jairo Jean empat menit berselang, serta gol pamungkas Carlos Iury pada babak kedua menit ke-70.

Ini merupakan kemenangan pertama tim berjuluk Spirit of Garuda dalam lima laga kasta teratas Indonesia musim ini.

Suntikan tiga angka membuat Garudayaksa FC kini bercokol di posisi ke-13 dengan torehan lima poin hasil dari sekali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah.

 


Kemenangan Bersejarah

Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC. (Dok. ileague.id)

Kemenangan ini disambut gembira semua pemain, manajemen, juga suporter Garudayaksa FC.

"Pertama-tama untuk tiga poin, ini merupakan sejarah Garudayaksa FC. Kami juga ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto. Semoga ia mendapatkan yang terbaik, panjang umur, dan banyak hasil yang baik untuk kami," kata Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC.

Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok penting di balik eksistensi Garudayaksa FC yakni sebagai pendiri dan Ketua Dewan Pembina Garudayaksa Football Academy.

 

 


Sempat Main Buruk

Ilustrasi Garudayaksa FC. (Bola.com/AI)

Milos Joksic mengakui timnya sempat bermain buruk di babak pertama yang berujung gol bagi tim tamu. Padahal, dalam sesi latihan, tim pelatih sudah mewanti-wanti terkait ancaman bola-bola mati.

"Untuk permainan, kami mulai sangat buruk. Kami kebobolan gol setelah set-piece, bahkan kami melatih ini dan mempersiapkan tim saya untuk ini. Tetapi Arema adalah salah satu attacking set-pieces terbaik di liga. Mereka mencetak banyak gol dari situasi bola mati," imbuh juru taktik asal Serbia.

Di babak kedua, permainan Garudayaksa FC jauh lebih baik, lebih lepas, dan lebih percaya diri.

"Setelah ini kami mencoba dengan operan pendek, dengan serangan cepat, serangan balik cepat. Untuk membuat perbedaan dari game dan akhirnya kami membalikkan hasil di babak pertama dengan dua serangan balik cepat," tukas Milos Joksic.

"Babak kedua kami mulai sedikit berhati-hati karena kami sangat menghormati tim Arema, tetapi akhirnya secara keseluruhan babak kedua saya bisa bilang sangat baik dengan banyak peluang, banyak tembakan," pungkasnya.

 


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait