Jose Mourinho Membayangkan Berada di Posisi Vinicius Junior: Mungkin Saya Sudah Tidak di Sini

Pelatih asal Portugal itu mengaku kemungkinan besar akan memaksakan diri hengkang dari Los Blancos jika berada di posisi pemain asal Brasil itu.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Oktober 2026, 16:30 WIB
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kiri), berjabat tangan dengan Vinicius Junior, saat pertandingan persahabatan pramusim antara FC Schalke 04 dan Real Madrid di Gelsenkirchen, Jerman bagian barat, pada 16 Agustus 2026. (INA FASSBENDER / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan menarik mengenai masa depan Vinicius Junior di Real Madrid.

Pelatih asal Portugal itu mengaku kemungkinan besar akan memaksakan diri hengkang dari Los Blancos jika berada di posisi pemain asal Brasil itu.

Advertisement

Mourinho menilai Vinicius layak mendapatkan rasa hormat di mana pun ia bermain.

Menurutnya, sang winger memiliki banyak pilihan klub yang bisa memberikan lingkungan lebih baik jika memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu.

Vinicius sempat dikaitkan dengan pintu keluar Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu.

Namun, kecintaannya terhadap klub dan kota Madrid membuatnya memilih bertahan dengan menandatangani kontrak baru berdurasi enam tahun yang mengikatnya hingga setidaknya 2032.

 

Mourinho Akui Bakal Memaksakan Diri Hengkang

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. (Oscar Del Pozo / AFP)

Mourinho memberikan pandangannya mengenai situasi Vinicius menjelang pertandingan Real Madrid melawan Sevilla pada Minggu (18/10/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan dirinya mungkin akan mengambil keputusan berbeda jika berada di posisi sang pemain.

Menurut Mourinho, Vinicius memiliki kesempatan untuk mencari klub yang bisa memberinya penghormatan lebih besar.

Mourinho bahkan mengaku akan memaksakan kepergian dari Real Madrid jika mengalami situasi serupa.

"Jika saya berada di posisi Vinicius, kemungkinan besar saya tidak akan berada di sini," ujar Mourinho.

"Musim panas lalu, saya mungkin akan memaksakan diri untuk pergi ke liga, negara, klub, dan stadion yang akan menghormatinya," lanjutnya.

Mourinho memahami alasan Vinicius memilih bertahan. Pemain berusia 26 tahun itu memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Real Madrid dan masih percaya situasinya bisa jadi lebih baik.

"Namun, karena dia adalah penggemar Madrid, mencintai klub dan kotanya, serta percaya segala sesuatunya bisa selalu membaik, dia memperbarui kontraknya dan akan terus mempertahankan senyumnya," kata Mourinho.


Vinicius Tetap Bertahan karena Real Madrid Adalah Rumahnya

Momen tersebut terjadi saat menit ke-81 ketika Vinicius Jr ditarik keluar digantikan Arda Guler. Sang pemain kemudian berjalan meninggalkan lapangan dengan ejekan yang terdengar nyaring dari tribun stadion. (AFP/Fadel Senna)

Vinicius sempat menghadapi ketidakpastian mengenai masa depannya setelah negosiasi kontrak dengan Real Madrid berlangsung cukup panjang.

Situasi itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kepergiannya pada musim panas lalu.

Arsenal, yang berstatus juara bertahan Premier League, dilaporkan siap mengambil langkah untuk merekrut sang winger jika ia gagal mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Madrid.

Ketertarikan Arsenal disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Real Madrid memperbaiki tawaran kontraknya.

Vinicius akhirnya menandatangani kesepakatan baru berdurasi enam tahun yang membuatnya bertahan di klub ibu kota Spanyol itu hingga setidaknya 2032.

Mourinho menilai keputusan itu menunjukkan betapa besarnya rasa cinta Vinicius terhadap Los Blancos.

"Ketika dia menandatangani kontrak itu, dia melakukannya karena Madrid adalah rumahnya. Real Madrid adalah rumahnya," tutur Mourinho.

Pelatih itu juga menyebut Vinicius sebagai salah satu sumber kebahagiaan utama di ruang ganti Real Madrid. Ia mengagumi kemampuan sang pemain untuk bertahan menghadapi tekanan.


Mourinho Kagumi Kekuatan Mental Vinicius

Selain membicarakan masa depan Vinicius, Mourinho turut menyoroti kekuatan mental pemain asal Brasil itu.

Menurutnya, tidak semua pemain mampu menghadapi situasi sulit ketika memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan karier di klub lain.

Mourinho bahkan mengakui dirinya belum tentu mempunyai ketahanan mental yang sama jika berada dalam posisi Vinicius.

"Dia adalah sosok yang hebat. Saya rasa tidak ada apa pun atau siapa pun yang bisa merenggut kebahagiaannya dalam menjalani hidup dan bekerja. Dia anak yang hebat," ujar Mourinho.

"Apa yang saya katakan sebelumnya adalah saya ragu apakah saya mampu, sebagai pemain yang memiliki banyak pilihan, untuk mempunyai kekuatan mental seperti dirinya dan bertahan menghadapi situasi itu," lanjutnya.

Sejak bergabung dengan Real Madrid pada 2018 ketika masih berusia 18 tahun, Vinicius telah mencatatkan 129 gol dalam 385 pertandingan.

Musim ini, ia telah mencetak satu gol dan tiga assist. Vinicius juga tampil ketika Real Madrid menang dramatis 4-3 atas AS Roma di Liga Champions pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.


Vinicius Berpeluang Kembali Jadi Starter di Liga Champions

Vinicius dipastikan absen dalam pertandingan domestik melawan Sevilla karena harus menjalani hukuman larangan bermain selama empat pertandingan di La Liga.

Meski demikian, hukuman itu tidak menghalanginya untuk tampil di Liga Champions. Mourinho bahkan berencana memberikan kesempatan kepada sang winger untuk kembali menjadi starter ketika Real Madrid menghadapi RB Leipzig.

Mourinho menegaskan Vinicius perlu terus bekerja keras selama menjalani periode absennya di kompetisi domestik.

"Saat ini, masa depan Vini adalah tentang bekerja lebih keras dibandingkan para pemain yang harus bermain di setiap pertandingan," kata Mourinho.

Ia kemudian memberikan sinyal positif mengenai peluang Vinicius tampil sejak menit pertama di kompetisi Eropa.

"Tanpa menjanjikan apa pun, saya pikir pada Rabu nanti melawan RB Leipzig dia akan menjadi starter," ujar Mourinho.

Kesempatan tersebut bisa menjadi momentum bagi Vinicius untuk kembali menunjukkan kontribusinya bagi Real Madrid.

Di tengah sorotan mengenai masa depannya dan hukuman di La Liga, dukungan Mourinho memperlihatkan sang winger masih memiliki peran penting dalam rencana tim di kompetisi Eropa.

Sumber: TNT Sports


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait