Liverpool Comeback di Markas Brentford, Andoni Iraola Akui The Reds Sempat Hilang Kendali

Kemenangan ini mengangkat The Reds ke posisi kelima klasemen sementara sebelum rangkaian pertandingan Minggu berlangsung.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Oktober 2026, 14:45 WIB
Manajer Liverpool Andoni Iraola. (AP Photo/Denes Erdos)

Bola.com, Jakarta - Liverpool membawa pulang tiga poin penting setelah mengalahkan Brentford dengan skor 2-1 pada laga Premier League di Gtech Community Stadium, Sabtu (17/10/2026). Namun, ternyata tim asuhan Andoni Iraola itu sempat terlena saat sudah berbalik unggul.

Kemenangan ini mengangkat The Reds ke posisi kelima klasemen sementara sebelum rangkaian pertandingan Minggu berlangsung.

Advertisement

Brentford sempat unggul lebih dahulu melalui sundulan Keane Lewis-Potter.

Namun, situasi berubah menjelang akhir babak pertama setelah Yehor Yarmoliuk mendapat kartu merah akibat menanduk Jeremy Jacquet saat situasi sepak pojok.

Liverpool memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada babak kedua. Victor Munoz menyamakan kedudukan sebelum Alexander Isak mencetak gol kemenangan.

Brentford kemudian harus kehilangan satu pemain lagi setelah Vitaly Janelt diusir wasit pada masa injury time.

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai kesabaran menjadi kunci kemenangan timnya. Iraola mengakui Liverpool sempat kehilangan ketenangan setelah berhasil membalikkan keadaan.

 

Liverpool Sabar Menunggu Kesempatan

Penyerang Brentford, Keane Lewis-Potter (kiri), berebut bola dengan gelandang Liverpool, Victor Munoz (kanan), dalam pertandingan Liga Inggris di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (17/10/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Iraola menilai Liverpool mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan baik, terutama sebelum gol kemenangan Isak tercipta.

The Reds terus mencari ruang dan membangun serangan secara sabar untuk membongkar pertahanan Brentford.

Pendekatan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Munoz dan Isak mencetak gol pada babak kedua.

"Saya pikir kami bermain sangat baik hingga mencetak gol dengan waktu yang tersisa. Kami bersabar, menemukan posisi-posisi yang bagus, dan mengendalikan pertandingan dengan sangat baik," ujar Iraola.

Liverpool mampu menempatkan banyak pemain di area menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, setelah unggul 2-1, situasi pertandingan justru terasa lebih sulit bagi timnya. Iraola mengakui para pemainnya mulai merasakan tekanan untuk mempertahankan keunggulan.

Kondisi itu membuat Liverpool tidak selalu mengambil keputusan terbaik ketika mendapatkan kesempatan untuk menuntaskan pertandingan.


Iraola Akui Liverpool Sempat Kehilangan Kendali

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Setelah Isak membawa Liverpool berbalik unggul, Iraola melihat timnya tidak lagi bermain setenang sebelumnya.

Liverpool sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan dan memastikan kemenangan lebih cepat.

Namun, beberapa kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan menjadi gol tambahan.

"Situasinya mungkin justru lebih mengecewakan setelah kami mencetak gol karena saat unggul 2-1, rasanya kami memiliki sesuatu untuk kehilangan," kata Iraola.

"Padahal, kami menemukan banyak ruang yang bagus dan menempatkan banyak pemain di depan."

"Setelah unggul 2-1, Anda tidak tahu apakah harus tetap bertahan. Banyak pemain melihat kesempatan untuk mencetak gol," lanjutnya.

Iraola menegaskan Liverpool melewatkan banyak peluang untuk mengakhiri pertandingan lebih awal.

Meski begitu, ia tetap menilai timnya mampu mengatasi situasi melawan Brentford yang bermain dengan 10 orang secara efektif.

Pada akhirnya, Liverpool berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan mengamankan kemenangan tandang yang berharga.


Bradley Barcola dan Florian Wirtz Berikan Pengaruh Besar

Gelandang Liverpool asal Prancis bernomor punggung 29, Bradley Barcola, merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 0-2 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara LASK dan Liverpool FC di Linz, Austria, pada 14 Oktober 2026. (Branislav Racko/AFP)

Iraola juga memberikan perhatian kepada Bradley Barcola dan Florian Wirtz yang dinilainya memiliki pengaruh besar dalam permainan Liverpool.

Keduanya dinilai mampu memberikan kontribusi dalam membangun serangan dan menciptakan peluang.

Liverpool bahkan memiliki beberapa kesempatan emas melalui Barcola yang seharusnya bisa menghasilkan gol tambahan.

Barcola sempat gagal memanfaatkan peluang bersih dan melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang.

Ia juga memiliki kesempatan untuk memberikan umpan kepada Lewis Koumas yang berada dalam posisi hampir berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

"Bradley melewatkan peluang yang sangat jelas, tembakannya membentur mistar, dan ada kesempatan untuk memberikan bola kepada Lewis Koumas ketika dia hampir berhadapan satu lawan satu dengan kiper," ujar Iraola.

Meski demikian, ia tetap menyukai keberanian Barcola dalam mencari peluang dan menempatkan dirinya di posisi berbahaya.

Setelah pertandingan sebelumnya melawan LASK, ketika Barcola mencetak tiga gol, Iraola berharap sang pemain bisa terus mempertahankan ketajamannya.

Ia juga menyoroti Rio Ngumoha dan Wirtz sebagai pemain yang berguna ketika Liverpool menghadapi lawan dengan jumlah pemain lebih sedikit.


Tiga Poin Berharga Sebelum Hadapi Villarreal

Kemenangan atas Brentford menjadi kemenangan tandang ketiga Liverpool di Premier League musim ini.

Tambahan tiga poin itu membawa The Reds naik ke posisi kelima klasemen sementara menjelang pertandingan-pertandingan lainnya pada Minggu.

Iraola menilai hasil ini sangat penting mengingat Brentford merupakan lawan yang sulit dikalahkan, khususnya ketika bermain di kandang sendiri.

"Ini pertandingan yang bagus dan tiga poin yang sangat berharga bagi kami. Menang di sini bukan perkara mudah karena Brentford merupakan tim yang sangat bagus, terutama saat bermain di kandang," kata Iraola.

Liverpool kini harus segera mengalihkan perhatian ke kompetisi Eropa. The Reds dijadwalkan menjamu Villarreal pada Selasa malam dalam lanjutan Liga Champions.

Kemenangan di markas Brentford menjadi modal penting bagi Liverpool.

Namun, kemampuan memaksimalkan peluang dan menjaga ketenangan ketika sudah unggul akan tetap menjadi aspek yang perlu diperhatikan menjelang pertandingan berikutnya.

Sumber: Liverpool Echo


Persaingan di Premier League

Berita Terkait