Richarlison Tuduh Kandidat Presiden Brasil Curi Pulau Pribadinya

Richarlison menuduh kandidat presiden Brasil telah mencuri pulau pribadi miliknya

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 13:45 WIB
Dengan rentetan hasil kurang oke tersebut, Liverpool gagal menembus empat besar klasemen sementara Premier League musim ini. The Reds masih tertahan di urutan kelima dengan torehan 49 poin, tertinggal angka dua dari Aston Villa yang berada di atasnya. (Peter Byrne/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Richarlison melontarkan tuduhan serius terhadap Flavio Bolsonaro, senator Brasil yang disebut-sebut sebagai satu di antara kandidat terdepan dalam pemilihan presiden.

Penyerang Tottenham Hotspur itu menuding Flavio mengambil alih pulau pribadi miliknya tanpa membayar sepeser pun.

Advertisement

Dalam pernyataannya, Richarlison mengaku memiliki pulau di Angra dos Reis, kawasan Costa Verde di Rio de Janeiro.

Ia menyebut pembelian tersebut berlangsung pada periode 2020 hingga 2021.

Pemain asal Brasil itu mengatakan sejumlah pihak pernah mengajukan penawaran untuk membeli pulau tersebut, termasuk Flavio Bolsonaro.

Namun, Richarlison menegaskan dirinya tidak bersedia menjual properti itu kepada sang senator.

Richarlison mengklaim situasi berubah ketika proses pengurusan dokumen kepemilikan masih berlangsung.


Tudingan Richarlison

Kandidat presiden sayap kanan Brasil, Flavio Bolsonaro, berbicara dalam sebuah debat menjelang putaran kedua pemilihan presiden di Sao Paulo, Brasil, pada 18 Oktober 2026. (NELSON ALMEIDA/AFP)

Menurutnya, persoalan administrasi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk diselesaikan.

"Saya tidak ingin menjual pulau itu kepadanya. Karena saya menolak, mereka memanfaatkan situasi melalui jalur hukum. Kami sedang mengurus dokumen kepemilikan pulau itu, dan mereka mengatakan prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun," ujar Richarlison, dikutip dari The Sun.

Ia kemudian menuding Flavio Bolsonaro bersama seorang pria bernama Willer Tomaz mengambil alih pulau tersebut hanya dalam waktu 24 jam.

"Flavio Bolsonaro dan Willer Tomaz datang ke sana dan, dalam 24 jam, menguasai pulau itu. Di situlah sistem peradilan gagal. Sepengetahuan saya, mereka mengambil pulau itu tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Saya sudah menghabiskan sekitar 10 juta real Brasil di sana, tetapi tidak menerima apa pun," lanjutnya.


Minta Kejelasan

Eksekusi penalti dari Richarlison pada menit ke-53 membawa Tottenham Hotspur unggul. (AP Photo/Ian Walton)

Melalui video yang diunggahnya, Richarlison meminta kepolisian menyelidiki persoalan tersebut. Ia juga ingin mendapatkan kejelasan mengenai uang yang telah diinvestasikan untuk pulau itu.

Tak hanya meminta penyelidikan, penyerang Tottenham tersebut mengajak para pengikutnya untuk mendesak Flavio Bolsonaro memberikan penjelasan mengenai tuduhan yang disampaikannya.

Persoalan ini menambah daftar masalah yang sedang dihadapi Richarlison. Sebelumnya, ia terlibat perselisihan terbuka dengan pelatihnya di Tottenham, Roberto De Zerbi. 


Masalah Lain

Striker Brasil Tottenham Hotspur #09, Richarlison, bereaksi di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Tottenham Hotspur di Craven Cottage di London pada 1 Maret 2026. Fulham memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. (Ben STANSALL/AFP)

Richarlison pernah mengklaim Tottenham berusaha menjualnya ke mantan klubnya, Everton, tanpa persetujuannya.

Ia kemudian meluapkan kekesalan melalui media sosial dan menegaskan tidak ingin lagi ada pihak yang menentukan masa depannya tanpa izin.

Sejak perselisihan tersebut, Richarlison disebut tidak lagi masuk rencana De Zerbi. Hubungan keduanya pun menjadi sorotan di tengah situasi sang striker bersama klub London Utara tersebut.

Pekan lalu, Richarlison mencetak gol pertamanya bersama tim U-21 Tottenham. Ia membobol gawang Cheltenham Town dalam pertandingan EFL Trophy.

 

Sumber: The Sun

Berita Terkait