Bola.com, Jakarta - Nicolo Bulega ternyata sempat berpeluang membela KTM pada MotoGP 2027.
Sebelum memastikan masa depannya bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team, pembalap Italia itu mengaku memiliki opsi konkret untuk bergabung dengan pabrikan asal Austria tersebut.
Pengakuan ini memperlihatkan perjalanan Bulega menuju kelas premier tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Kendati terlibat dalam program pengujian Ducati dan tampil impresif di World Superbike (WorldSBK), ia tetap harus menunggu perkembangan bursa pembalap sebelum mendapatkan kepastian kursi untuk musim 2027.
Dalam wawancara dengan GPOne yang dikutip crash.net, Senin (19-10-2026), Bulega mengungkapkan KTM menjadi satu di antara peluang paling serius yang sempat dipertimbangkan.
Manajernya bahkan telah bertemu dengan sejumlah petinggi KTM untuk membicarakan kemungkinan kerja sama.
"Kemungkinan bergabung dengan KTM memang ada, dan mungkin itu yang paling konkret," ujar Bulega.
Sempat Menunggu
Bulega mengaku dirinya harus menunggu keputusan sejumlah pembalap yang menjadi pusat perhatian dalam bursa transfer MotoGP.
Pergerakan nama-nama besar tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan kursi dan peluang bagi pembalap lain untuk naik ke kelas premier.
Situasi itu membuat masa depan Bulega sempat belum sepenuhnya jelas, meski ia telah memiliki pengalaman mengendarai motor MotoGP dalam program pengujian Ducati.
KTM menjadi alternatif yang cukup serius, sementara peluang bersama Aprilia melalui tim Trackhouse disebutnya lebih terbatas.
"Saya selalu mengatakan ingin melanjutkan bersama Ducati," kata Bulega.
Pernyataan tersebut menunjukkan meski peluang bersama pabrikan lain terbuka, Bulega tetap memiliki preferensi yang jelas.
Hubungannya dengan Ducati telah terjalin sejak 2022, ketika ia memulai kiprahnya bersama pabrikan tersebut di kelas Supersport sebelum mendapatkan kesempatan membela tim pabrikan WorldSBK.
Ducati Jadi Pilihan Utama
Bulega memiliki alasan kuat untuk ingin bertahan bersama Ducati. Setelah bergabung pada 2022, ia berkembang melalui kompetisi motor produksi massal hingga akhirnya mendapatkan tempat di tim pabrikan WorldSBK pada 2024.
Perkembangannya mencapai puncak ketika ia berhasil merebut gelar juara dunia WorldSBK 2026.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting dalam kariernya sekaligus memperkuat posisinya sebagai pembalap yang layak mendapatkan kesempatan di MotoGP.
"Kami memenangkan banyak balapan dan tahun ini gelar juara dunia akhirnya datang, sebagai puncaknya. Melanjutkan bersama Ducati adalah keinginan terbesar saya dan pada akhirnya kami berhasil mewujudkannya. Sekarang tantangan baru dimulai," kata Bulega.
Hadapi Tantangan Baru
Pada MotoGP 2027, Bulega juga akan menjadi rekan setim Fermin Aldeguer.
Kepindahan ke VR46 Racing Team menandai debutnya sebagai pembalap penuh waktu di kelas premier, setelah mendapat pengalaman tampil sebagai pembalap pengganti dan mengikuti program pengujian Ducati.
Pengalamannya mengembangkan motor Ducati bermesin 850 cc untuk era regulasi baru MotoGP juga dapat menjadi bekal penting.
Selain itu, pengetahuannya mengenai ban Pirelli dan WorldSBK berpotensi membantunya beradaptasi, mengingat Pirelli akan menjadi pemasok ban MotoGP mulai 2027.
Meski demikian, pengalaman tersebut tidak otomatis menjamin hasil positif pada musim debutnya. Bulega tetap harus membuktikan kemampuan menghadapi para pembalap yang telah lama berkompetisi di MotoGP.
Bagi Bulega, keputusan bergabung dengan VR46 bukan sekadar memperoleh kursi di kelas premier.
Langkah tersebut juga menjadi kelanjutan perjalanan bersama Ducati, pabrikan yang telah membantunya berkembang hingga menjadi juara dunia WorldSBK dan kini memberinya kesempatan untuk mengejar tantangan baru di MotoGP.
Sumber: Crash