Duel Panas Martin Vs Marquez di MotoGP 2026, Kisah Toni Elias 20 Tahun Silam Jadi Peringatan

MotoGP 2006 jadi pelajaran untuk Jorge Martin dan Marc Marquez, jangan abaikan pembalap kuda hitam.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 14:15 WIB
Pembalap asal Spanyol dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin (kiri), dan pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersaing dalam balapan Sprint MotoGP Grand Prix Austria di Spielberg bei Knittelfeld, Austria, pada 19 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Bola.com, Jakarta - Setidaknya tiga pembalap terus berpacu memperebutkan gelar juara dunia musim ini. Jorgen Martin masih memimpin dengan 355 poin, berselisih dua poin saja di bawahnya ada Marc Marquez.

Marco Bezzecchi membuntuti di posisi ketiga dengan poin 309.

Advertisement

Dalam level seperti itu, pembalap lain sangat potensial memengaruhi persaingan Martin dan Marquez.

Sejarah sudah membuktikan, seperti kejadian pada MotoGP edisi 2006.

20 tahun silam, Valentino Rossi dan Nicky Hayden yang saling geber memperebutkan gelar juara. Namun, sosok Toni Elias yang mencuri perhatian.

Elias mencatatkan namanya dalam sejarah MotoGP setelah memenangi balapan di Sirkuit Estoril, Portugal, 15 Oktober 2006.

Pembalap Spanyol itu mengalahkan Rossi dengan selisih hanya 0,002 detik, margin kemenangan terkecil yang pernah tercatat di kelas premier.


Seru di Trek

Pebalap asal Spanyol Toni Elias dari tim Honda LCR saat balapan di Sirkuit Losail International,Qatar,Doha. (AFP Photo/Karim Jaafar)

Elias datang ke Estoril bukan sebagai unggulan. Ia menempati posisi ke-13 klasemen kejuaraan dunia, sementara perhatian tertuju pada Rossi dan Hayden.

Rossi memulai balapan dari pole position dan langsung memimpin. Elias yang mengawali lomba dari urutan kedelapan, perlahan memperbaiki posisinya hingga masuk tiga besar.

Persaingan di depan kemudian berubah setelah Dani Pedrosa terjatuh saat mencoba menyalip Hayden pada lap keempat. Insiden itu turut menjatuhkan rekan setimnya tersebut.

Elias terus mengejar Rossi, yang sempat membangun keunggulan hampir dua detik.

Ia juga terlibat duel sengit dengan Colin Edwards untuk posisi kedua sebelum akhirnya berhasil menyalip Rossi melalui manuver pengereman terlambat di Tikungan 1, tujuh lap menjelang finis.

Namun, posisi terdepan kembali berpindah tangan. Elias melebar saat pengereman sehingga Rossi mengambil alih pimpinan, sebelum Kenny Roberts Jr. ikut meramaikan persaingan dan menyalip Rossi ketika balapan menyisakan dua lap.


Rossi Beri Perlawanan

Pembalap Italia Valentino Rossi (kanan) dari Fiat Yamaha dan pembalap Spanyol Toni Elias dari San Carlo Honda mengambil tikungan dalam latihan kualifikasi untuk Grand Prix Malaysia di Sepang pada 24 Oktober 2009. Rossi mengklaim posisi terdepan dalam kondisi yang sangat melelahkan untuk Grand Prix Malaysia. Pembalap Yamaha, yang mengincar gelar Kejuaraan Dunia MotoGP, finis di depan rekan setimnya Jorge Lorenzo, pembalap Spanyol Dani Pedrosa dari Honda, dan pembalap Australia Casey Stoner dari Ducati. (FOTO AFP/ROSLAN RAHMAN)

Roberts memasuki putaran terakhir sebagai pemimpin, dibayangi Rossi dan Elias. Rossi sempat mencoba menyalip, tetapi Elias melakukan pengereman terlambat di Tikungan 1 dan merebut posisi pertama dari urutan ketiga

Rossi kemudian kembali memimpin setelah melewati Roberts dan menyalip Elias di chicane. Namun, Elias belum menyerah.

Keduanya beradu cepat menuju garis finis hingga hasil pengukuran waktu memastikan kemenangan Elias dengan keunggulan 0,002 detik.

Margin tersebut menjadi rekor kemenangan terkecil dalam sejarah MotoGP.

Pada era 500cc, selisih identik sebelumnya tercatat ketika Alex Criville mengalahkan Mick Doohan di Brno pada 1996. Criville hadir di parc ferme untuk memberikan selamat kepada Elias.


Komentar Elias

Toni Elias_(EPA/Tannen Maury)

Dalam konferensi pers seusai balapan, Elias mengaku masih gugup setelah meraih kemenangan yang sulit dipercaya.

"Saya melihat Valentino memiliki kecepatan yang kurang lebih sama dengan saya. Kenny juga mendekat dengan cepat. Saya melihat peluang dan berusaha sebaik mungkin. Ketika kesempatan itu datang, saya memberikan lebih dari 100 persen. Ini momen yang luar biasa. Saya tidak percaya bisa memenangi balapan ini," ujar Elias.

Hasil di Estoril membuat Hayden tetap memiliki peluang dalam perebutan gelar, meski ia gagal finis. Rossi hanya unggul delapan poin menjelang seri penutup di Valencia.

Hayden bahkan bercanda bahwa ia mendukung Elias dan Edwards dengan penuh semangat dari dalam motorhome.


Gelar Satu-satunya

MotoGP 2006. Dua pembalap teratas yang bersaing merebut gelar juara dunia MotoGP 2006 adalah Valentino Rossi (Yamaha) dan Nicky Hayden (Honda). Sebelum seri ke-17 alias seri terakhir di MotoGP Valencia, Valentino Rossi masih memimpin dengan 244 poin, sementara Nicky Hayden dengan 236 poin. Akhirnya Nicky Hayden meraih gelar juara dunia usai finis di posisi ke-3 dan total mengumpulkan 252 poin. Sementara Valentino Rossi yang finis di posisi ke-13 total hanya mengumpulkan 247 poin. (AFP/Eduardo Ripoll)

Pada akhirnya, Rossi terjatuh di Valencia sehingga Hayden berhasil merebut satu-satunya gelar juara dunia MotoGP sepanjang kariernya.

Rider asal Amerika Serikat itu meninggal dunia di Cesena, Italia, pada 22 Mei 2017 akibat kecelakaan saat bersepeda.

Sementara itu, kemenangan Elias di Estoril menjadi pencapaian penting bagi tim satelit sebelum Jack Miller mengulanginya di Assen pada 2016.

Elias tidak pernah memenangi balapan MotoGP lagi. Namun, ia kemudian menjadi juara dunia perdana Moto2 dan menambah gelar juara dengan memenangi MotoAmerica pada 2017.

 

Sumber: Motorsport