Ruben Amorim Klaim Performa AC Milan Membaik, Rotasi Pemain Mulai Buahkan Hasil

AC Milan berhasil menumbangkan Atalanta dengan skor 3-2, Ruben Amorim sebut AC Milan kian membaik.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 19 Oktober 2026, 22:15 WIB
Pelatih kepala AC Milan, Ruben Amorim, memegang bola saat pertandingan Serie A antara AC Milan dan Lecce di Milan, Italia, Senin (21-9-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Langkah positif terus ditunjukkan AC Milan di bawah arahan Ruben Amorim. AC Milan berhasil memetik kemenangan krusial 3-2 atas Atalanta dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (19/10/2026).

AC Milan tampil luar biasa dan sempat unggul meyakinkan 3-0 terlebih dahulu melalui gol-gol yang dicetak oleh Goncalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila.

Advertisement

Tuan rumah bahkan berpeluang memperlebar jarak, namun eksekusi penalti Goncalo Ramos sempat digagalkan oleh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.

Namun, situasi mendadak berubah setelah memasuki pertengahan babak kedua. Atalanta bangkit dan menipiskan ketertinggalan menjadi 3-2 lewat aksi Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic, bahkan kiper Mike Maignan harus melakukan penyelamatan heroik dari sepakan Davide Zappacosta untuk menggagalkan gol penyama kedudukan.


Peningkatan Performa AC Milan

Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Menanggapi drama di akhir laga, Ruben Amorim menegaskan hasil akhir dan kepanikan di menit-menit terakhir tidak mengaburkan perkembangan positif yang ditunjukkan anak asuhnya.

Ia menilai timnya telah mengalami peningkatan performa yang cukup signifikan.

"Tentu saja hasil akhir adalah hal yang paling penting, tetapi kami juga harus menganalisis performa tim. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami terus berkembang sebagai sebuah tim dan menit-menit akhir tidak mengubah hal tersebut," ujar Amorim dikutip dari Sky Sport Italia.

Pelatih asal Portugal tersebut menjelaskan bahwa momentum pertandingan berubah drastis setelah Atalanta mencetak gol pertama.

Beberapa keputusan kurang tepat dalam membangun serangan membuat lawan mendapatkan celah untuk memberikan tekanan balasan.


Efek Rotasi

Penyerang AC Milan asal Portugal bernomor punggung 9, Goncalo Ramos (tengah), merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Kemenangan ini melanjutkan tren positif Milan setelah meraih hasil impresif menang 4-0 atas RB Salzburg di Liga Europa.

Amorim mengungkapkan kebijakan rotasi pemain yang ia terapkan mulai membuahkan hasil dalam skema permainan tim.

"Rotasi skuad sangat membantu kami. Memang mengubah cara kami melakukan pressing membutuhkan waktu, tetapi para pemain mulai memahami momentum yang tepat untuk menekan dan berada di posisi yang benar," tambah Amorim.

Selain drama di lapangan, laga ini juga diwarnai ketegangan kecil di pinggir lapangan antara Amorim dan Adrien Rabiot.

Gelandang asal Prancis tersebut sempat terlihat kesal usai menerima kartu kuning akibat melakukan protes keras kepada wasit.

Meski Rabiot bermain dalam ancaman kartu merah, Amorim memutuskan untuk tetap mempertahankannya di lapangan.

Ia menilai pengalaman serta peran vital Rabiot di lini tengah sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan tim hingga laga usai.

Kemenangan ini makin mempertegas proses adaptasi formasi tiga bek yang diusung Ruben Amorim di AC Milan.

Meski masih memiliki sejumlah catatan evaluasi di lini pertahanan, Ac Milan perlahan mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya musim ini.

Sumber: Football Italia

 

Berita Terkait