Formula 1 2026: Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia, GP Amerika Serikat Jadi Penentu

Kimi Antonelli berpeluang menjadi juara dunia Formula 1 2026 di GP Amerika Serikat.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 20 Oktober 2026, 20:45 WIB
Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, yang meraih posisi pertama, merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah berkompetisi di Grand Prix F1 Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 19 Juli 2026. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mencetak sejarah pada Formula 1 2026. Ia bisa memastikan gelar juara dunia pertamanya saat Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas, Austin, pada 23–25 Oktober 2026.

Peluang tersebut terbuka setelah Antonelli finis di posisi ketiga pada GP Singapura. Hasil itu membuat pembalap asal Italia tersebut memperlebar keunggulan di klasemen menjadi 102 poin atas rekan setimnya, George Russell.

Advertisement

Dengan enam seri tersisa, termasuk GP Amerika Serikat, masih ada maksimal 150 poin yang bisa diperebutkan. Antonelli perlu memperbesar keunggulannya menjadi minimal 125 poin setelah balapan di Austin untuk memastikan gelar melalui perhitungan countback kemenangan.


Kimi Antonelli Wajib Menang di GP Amerika Serikat

Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, berkompetisi dalam balapan mobil F1 Grand Prix Kanada di Montreal, Senin (25-5-2026) dini hari WIB. (Christopher Katsarov/The Canadian Press via AP)

Syarat utama bagi Antonelli adalah memenangi GP Amerika Serikat. Jika hanya finis di posisi kedua atau lebih rendah, ia belum bisa memastikan gelar juara dunia di Austin dan persaingan akan berlanjut ke GP Meksiko.

Namun, kemenangan saja tidak cukup. Antonelli juga membutuhkan hasil yang menguntungkan dari dua pesaingnya, yakni Russell dan Lewis Hamilton yang kini membela Ferrari.

Russell harus finis di posisi kesembilan atau lebih rendah, sedangkan Hamilton maksimal berada di posisi kelima. Jika seluruh kondisi tersebut terpenuhi, Antonelli akan memiliki keunggulan yang tidak lagi bisa dikejar melalui sisa poin musim ini.


Rekor Kemenangan Jadi Penentu Gelar

Jika Antonelli menang di Austin dan Russell finis di posisi kesembilan, keduanya akan memiliki selisih 125 poin dengan lima seri tersisa. Dalam kondisi tersebut, perhitungan countback menjadi penentu gelar juara dunia.

Antonelli telah mengoleksi delapan kemenangan Grand Prix sepanjang musim 2026, sedangkan Russell baru meraih tiga kemenangan. Keunggulan tersebut membuat Antonelli tidak bisa lagi disamai Russell dalam jumlah kemenangan jika skenario di Austin terwujud.

Sementara itu, Hamilton juga harus menjaga peluangnya dengan finis setidaknya di posisi kelima apabila Antonelli meraih kemenangan. Jika pembalap Mercedes itu berhasil memenuhi semua syarat, Antonelli akan mengunci gelar dengan lima seri tersisa.


Antonelli Bisa Cetak Sejarah di Usia 20 Tahun

Pembalap Mercedes asal Italia, Andrea Kimi Antonelli, yang berada di posisi ketiga, bereaksi setelah balapan F1 Grand Prix Hungaria, di sirkuit Hungaroring di Mogyorod, dekat Budapest, Hungaria, Minggu, 26 Juli 2026. (AP Photo/Darko Bandic)

Gelar juara dunia pada musim ini akan menjadi pencapaian pertama Antonelli sejak menjalani debut di Formula 1. Jika berhasil memastikannya di Amerika Serikat, ia juga berpeluang menjadi juara dunia termuda dalam sejarah kejuaraan tersebut, pada usia 20 tahun.

Meski peluangnya terbuka, Antonelli menegaskan bahwa fokus utamanya tetap memberikan performa terbaik. Ia mengaku ingin menjalani akhir pekan balapan dengan maksimal dan tidak ingin terlalu memikirkan perhitungan gelar.

“Pada akhirnya, jika saya tidak menjalankan tugas dengan baik, hasilnya tidak akan datang. Jadi, untuk mencapai apa yang saya inginkan, saya harus tampil maksimal. Sesederhana itu,” ujar Antonelli setelah GP Singapura.

Jika gagal mengunci gelar di Austin, Antonelli masih memiliki kesempatan pada seri berikutnya, GP Meksiko, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026.

Sumber: Crash

https://www.crash.net/f1/news/1107507/1/how-kimi-antonelli-can-become-f1-world-champion-united-states-gp

Berita Terkait