Erik Ten Hag Bongkar Konflik dengan Cristiano Ronaldo di MU: Dia Malas Berlatih dan Bikin Kecewa Tim

Mantan manajer Manchester United (MU), Erik ten Hag, kembali mengungkap konflik yang pernah terjadi dengan Cristiano Ronaldo.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 20 Oktober 2026, 18:30 WIB
Manajer Manchester United, Erik ten Hag bersama Cristiano Ronaldo. (Adrian DENNIS / AFP).

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer Manchester United (MU), Erik ten Hag, kembali mengungkap konflik yang pernah terjadi dengan Cristiano Ronaldo.

Pelatih asal Belanda itu menilai megabintang Portugal tersebut mengecewakan tim karena dianggap tidak menunjukkan etos kerja yang dibutuhkan selama berlatih di Old Trafford.

Advertisement

Ten Hag menangani Manchester United pada 2022, ketika Ronaldo sedang menjalani periode keduanya bersama Setan Merah. Namun, hubungan keduanya memburuk hingga berujung pada pemutusan kontrak Ronaldo pada November 2022, sebelum musim 2022/2023 berakhir.

Kini, Ten Hag kembali buka suara mengenai perselisihan tersebut. Dalam wawancara dengan The Athletic, ia mengaku tetap menghormati Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Namun, menurutnya, status bintang besar tidak membuat seorang pemain terbebas dari tuntutan untuk bekerja demi kepentingan tim.

"Dia mengecewakan tim dan juga mengecewakan saya karena kami sudah menyusun rencana dengan dirinya," ujar Ten Hag, seperti dikutip dari The Sun, Selasa (20/10

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bahkan terbang ke Portugal untuk berbicara langsung dengan Ronaldo sebelum mulai menangani Manchester United.

"Saya terbang ke Portugal untuk berbicara dengannya mengenai apa yang ingin saya capai sebelum datang ke Manchester United. Jelas, dia salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Saya sangat menghormatinya," lanjutnya.

Meski demikian, Ten Hag menegaskan harus mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan profesional. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga standar kerja seluruh pemain, termasuk sosok yang sangat dihormatinya.

 

 


Soroti Etos Kerja Ronaldo

Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Ten Hag adalah sikap Ronaldo dalam menjalani latihan. Ia mengklaim penyerang Portugal itu beberapa kali tidak menyelesaikan sesi latihan dan tidak bekerja cukup keras ketika berada di lapangan.

Ten Hag juga menyinggung insiden setelah Manchester United kalah telak 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022. Seusai kekalahan tersebut, para pemain MU diwajibkan berlari untuk menebus kekalahan dalam duel intensitas lari melawan lawan.

Namun, menurut Ten Hag, Ronaldo tidak menyelesaikan seluruh putaran lari yang diwajibkan.

"Saya mengonfrontasinya mengenai hal ini. Saya sering mengatakan, 'Ronnie, semua orang ingin bekerja untuk menempatkanmu di posisi yang tepat. Namun, jika kamu tidak bisa membawa dirimu sendiri ke dalam kotak penalti, kamu tidak akan bisa mencetak gol'," kata Ten Hag.

Ia menilai persoalan Ronaldo bukan semata-mata tuntutan untuk melakukan pressing, melainkan kesiapan fisik dan kontribusinya dalam permainan.

"Dia tidak mampu melakukannya. Keliru jika dikatakan bahwa saya mengharapkan dia melakukan pressing sampai kelelahan. Namun, dia memang tidak bisa melakukannya," ucap Ten Hag.

"Dia tidak berlari, baik ketika tim menguasai bola maupun saat tidak menguasai bola. Alasannya, dia tidak mempersiapkan dirinya dengan baik," imbuhnya.

 


Harus Utamakan Kepentingan Tim

Ten Hag juga menegaskan bahwa setiap pemain bintang tetap harus menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi.

"Setiap tim papan atas harus bisa mengakomodasi pemain terbaiknya, tetapi pemain terbaik juga harus bekerja untuk tim," ujarnya.

Hubungan Ten Hag dan Ronaldo sebenarnya sudah memanas sejak awal musim 2022/2023. Salah satu insiden terjadi ketika Ronaldo meninggalkan pertandingan pramusim melawan Rayo Vallecano sebelum laga berakhir.

Ketegangan kembali mencuat ketika Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur. Ia kemudian meninggalkan area pertandingan sebelum peluit akhir dibunyikan.

Perselisihan keduanya mencapai puncak ketika Ronaldo menjalani wawancara kontroversial bersama Piers Morgan pada 2022. Dalam wawancara tersebut, Ronaldo melontarkan kritik tajam terhadap Ten Hag dan mengaku tidak memiliki rasa hormat kepada sang manajer.

Tak lama kemudian, Manchester United dan Ronaldo sepakat mengakhiri kontrak kerja sama mereka. Sang pemain lalu melanjutkan kariernya bersama klub Arab Saudi, Al Nassr.

Hubungan Ronaldo dengan pelatih juga kembali menjadi sorotan setelah ia dikabarkan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal pada jeda internasional terakhir di tengah ketegangan dengan Jorge Jesus.

Sementara itu, Ten Hag telah meninggalkan Manchester United pada 2024. Meski demikian, perselisihannya dengan Ronaldo masih menjadi salah satu episode paling kontroversial selama masa kepemimpinannya di Old Trafford.

Sumber: The Sun

Berita Terkait