Legenda Liverpool Graeme Souness Sebut Bukayo Saka Pemain Curang, Dikit-dikit Jatuh

Legenda Liverpool, Graeme Souness, melontarkan kritik keras kepada winger Arsenal, Bukayo Saka.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 21 Oktober 2026, 08:30 WIB
Pemain Arsenal, Bukayo Saka, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026). (John Walton/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Liverpool, Graeme Souness, melontarkan kritik keras kepada winger Arsenal, Bukayo Saka. Ia menuding pemain Timnas Inggris tersebut kerap melakukan diving dan melebih-lebihkan kontak dengan lawan demi mendapatkan pelanggaran.

Komentar pedas Souness muncul setelah Arsenal mengalahkan Nottingham Forest pada Minggu (18/10/2026). Dalam pertandingan tersebut, bek Forest, Neco Williams, mendapat kartu kuning setelah menjatuhkan Saka, meski kontak yang terjadi dinilai minim.

Advertisement

Saka memang kerap masuk dalam daftar pemain yang paling sering dilanggar di Premier League. Namun, Souness menilai pemain berusia 25 tahun itu justru sering bereaksi berlebihan ketika berduel dengan lawan.

Tak hanya Saka, Souness juga mengkritik reaksi para pemain Arsenal lainnya. Menurutnya, sejumlah pemain The Gunners kerap mengerumuni wasit, mengangkat tangan, dan berteriak meminta pelanggaran untuk memengaruhi keputusan pengadil lapangan.

Souness melontarkan kritik tersebut saat tampil dalam acara Football Uncensored yang dipandu Piers Morgan. Pernyataannya bahkan membuat sang pembawa acara menunjukkan reaksi keras.

 


Dituding demi Dapat Keuntungan

Selebrasi Bukayo Saka saat Arsenal melawan Wolverhampton di Liga Inggris 2024/2025 (AFP)

Souness secara terang-terangan menuding Saka kerap menjatuhkan diri ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.

"Pemain Anda, Saka, jatuh di mana-mana. Saya tidak mau mendengar pembelaan tentang dirinya. Begitu dia merasa akan kehilangan bola, dia langsung terjatuh," ujar Souness, seperti dikutip dari Metro, Selasa (20/10/2026). 

Ia menilai tindakan tersebut bukan sekadar reaksi spontan dalam duel, melainkan upaya untuk mendapatkan keuntungan dari keputusan wasit.

"Dia berpura-pura dilanggar. Bagi saya, siapa pun yang berpura-pura dilanggar adalah pemain curang," tegasnya.

Souness juga menilai Saka seharusnya berusaha tetap berdiri dalam sejumlah situasi, alih-alih langsung terjatuh ketika mendapat tekanan dari pemain lawan.

"Dia menjatuhkan diri ketika seharusnya tetap berdiri. Dia bukan satu-satunya pemain yang melakukan hal itu. Ketika Saka mendapat tekel, dia berteriak saat terjatuh," lanjutnya.

 


Pemain Arsenal Ikut Disorot

Bukayo Saka mengeksekusi penalti dan membawa Arsenal unggul 2-0 atas West Ham United dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (4/10/2025). (HENRY NICHOLLS / AFP)

Souness kemudian menyoroti reaksi pemain-pemain Arsenal lainnya ketika Saka terjatuh dalam pertandingan melawan Nottingham Forest.

Menurutnya, wasit awalnya tidak melihat adanya pelanggaran berarti. Namun, situasi berubah ketika Saka tetap tergeletak di lapangan dan rekan-rekannya langsung bereaksi.

"Wasit merasa tidak ada apa-apa dalam insiden itu. Namun, tunggu sebentar, Saka ternyata masih tergeletak di lapangan," kata Souness.

"Yang lebih buruk, semua pemain Arsenal yang berada di sekitar lokasi langsung mengangkat tangan dan berteriak meminta pelanggaran," imbuhnya.

Souness menilai reaksi berlebihan tersebut dapat membuat wasit mengubah keputusan awalnya. Ia bahkan menyebut keputusan wasit untuk meniup peluit dalam situasi tersebut sebagai respons yang keliru karena menurutnya tidak terjadi pelanggaran.

Sumber: Metro


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait