Persita Dihukum Denda Rp40 Juta dan Dilarang Bawa Suporter ke Markas Persija

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persita Tangerang atas gesekan suporter dengan Persija Jakarta.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 21 Oktober 2026, 18:15 WIB
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, dan Direktur Kompetisi, Asep Saputra saat konferensi pers terkait keputusan komdis PSSI, Kantor I.League - Menara Mandiri 2 Lantai 19 (Super League Hall), Rabu (21/10/2026).

Bola.com, Jakarta - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persita Tangerang atas gesekan suporter dengan Persija Jakarta pada lanjutan BRI Super League pekan ke-5. Hasil sidang tersebut diumumkan di Super League Hall, Rabu (21/10/2026).

Persita dikenai denda sebesar Rp40 juta. Selain sanksi finansial, klub berjuluk Pendekar Cisadane itu juga dilarang membawa suporter tandang atau away saat menghadapi Persija di Jakarta pada pertemuan berikutnya.

Advertisement

Informasi tersebut disampaikan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus. Ia menyebut keputusan ini merupakan hasil sidang yang tergolong cepat karena hanya memakan waktu dua hari.


Laga Persita Kontra Persija Sempat Terhenti di Babak Kedua akibat Keributan

Duel Persita Tangerang versus Persija Jakarta pada pekan kelima BRI Super League di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17-1-2026). (Dok. ileague.id)

Pertandingan antara Persita dan Persija berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah. Namun, hasil tersebut diwarnai momen yang disayangkan banyak pihak.

Menurut Ferry Paulus, laga sebenarnya berjalan lancar pada awalnya. Situasi berubah di babak kedua ketika keributan pecah di tribune. Pemicunya, kata dia, tergolong sepele, yakni persoalan spanduk.

Masalah itu tidak mereda dan terjadi berulang kali. Akibatnya, match commissioner yang bertugas akhirnya menghentikan pertandingan untuk sementara waktu demi meredam situasi.


Persita Gagal Jaga Ketertiban dan Keamanan sebagai Tuan Rumah

Dalam putusannya, Komdis menyatakan panitia pelaksana pertandingan Persita bersalah karena gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Pelanggaran itulah yang menjadi dasar denda Rp40 juta.

Ferry Paulus menegaskan, salah satu poin terpenting dalam putusan ini adalah larangan kehadiran suporter Persita sebagai pendukung tandang di Jakarta. Sebagai tuan rumah, Persita dinilai bertanggung jawab penuh atas jalannya laga.

Sanksi ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh klub peserta BRI Super League agar lebih ketat dalam pengamanan pertandingan. Dengan begitu, laga yang sudah berjalan baik tidak lagi tercoreng oleh persoalan di luar lapangan.

Berita Terkait