Bola.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) mendapatkan pukulan telak setelah winger andalan mereka, Khvicha Kvaratskhelia, mengalami cedera serius berupa robekan total anterior cruciate ligament (ACL).
Cedera itu berpotensi membuat pemain asal Georgia itu absen hingga akhir musim 2026/2027.
Kabar buruk ini datang setelah PSG menghadapi Barcelona dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung sengit.
Duel dua tim papan atas Eropa tersebut menyajikan enam gol dan 40 tembakan, sebelum PSG akhirnya menjadi pemenang setelah Barcelona mulai kehabisan tenaga pada fase akhir laga.
Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal. Tiga pemain PSG mengalami cedera pada babak kedua, termasuk Kvaratskhelia yang harus meninggalkan lapangan dengan bantuan dua rekan setimnya.
Cedera itu juga menjadi pukulan bagi peluang Kvaratskhelia meraih Ballon d'Or. Winger berusia 25 tahun itu sebelumnya masuk dalam jajaran kandidat penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.
Simak jadwal Liga Champions di sini.
Kvaratskhelia Dipastikan Mengalami Robekan Total ACL
Kekhawatiran PSG terhadap kondisi Kvaratskhelia akhirnya terbukti setelah sang pemain menjalani pemeriksaan medis.
Hasil pemindaian memastikan mantan pemain Napoli tersebut mengalami robekan total ACL.
Cedera ini tergolong serius karena ACL berperan penting dalam menjaga stabilitas lutut, terutama ketika pemain melakukan perubahan arah, berlari cepat, dan berduel di lapangan.
Kvaratskhelia sebelumnya terlihat kesulitan melanjutkan pertandingan melawan Barcelona.
Ia harus dibantu oleh dua rekan setimnya untuk meninggalkan lapangan, sebuah pemandangan yang langsung memunculkan kekhawatiran mengenai tingkat keparahan cederanya.
Dengan waktu pertandingan yang sudah mendekati November, cedera itu diperkirakan membuat Kvaratskhelia absen hingga akhir musim.
Durasi pemulihan pastinya tetap bergantung pada penanganan medis dan perkembangan rehabilitasi sang pemain.
Kehilangan Kvaratskhelia menjadi masalah besar bagi PSG, mengingat kontribusinya dalam membangun serangan dan kemampuannya menciptakan perbedaan di sepertiga akhir lapangan.
PSG Kehilangan Bintang Setelah Duel Sengit Kontra Barcelona
Pertandingan PSG melawan Barcelona sebelumnya sangat dinantikan karena mempertemukan dua tim yang sedang menunjukkan kualitas menyerang luar biasa.
Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi, menerapkan tekanan agresif, dan terus mencari peluang melalui permainan ofensif.
Total enam gol dan 40 tembakan menggambarkan betapa terbukanya pertandingan tersebut.
PSG akhirnya mengamankan kemenangan setelah Barcelona mulai kehilangan energi pada fase akhir laga.
Hasil itu semakin memperkuat posisi Les Parisiens sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
Namun, kemenangan itu diwarnai masalah cedera. Selain Kvaratskhelia, Ousmane Dembele dan Marquinhos juga harus meninggalkan lapangan karena mengalami masalah fisik yang diduga berkaitan dengan otot hamstring.
Kondisi ketiga pemain itu menjadi perhatian tersendiri bagi PSG. Namun, cedera Kvaratskhelia menjadi yang paling mengkhawatirkan karena hasil pemeriksaan telah mengonfirmasi kerusakan serius pada lututnya.
Peluang Kvaratskhelia Meraih Ballon d'Or Terancam
Cedera ACL itu juga datang pada momen penting dalam perjalanan karier Kvaratskhelia. Winger Georgia itu masuk dalam jajaran favorit untuk memenangkan Ballon d'Or.
Kvaratskhelia dikenal sebagai pemain yang mampu bagus saat menggiring bola, kecepatan, kreativitas, serta keberanian menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu.
Kualitas itu menjadikannya salah satu pemain ofensif yang menonjol di level tertinggi.
Namun, cedera panjang berpotensi mengganggu momentum kariernya sekaligus menghambat kesempatan untuk mempertahankan performa terbaik sepanjang musim.
Meski demikian, cedera yang terjadi setelah periode penilaian Ballon d'Or tidak serta-merta mengubah hasil pemungutan suara yang telah dilakukan.
Pengaruhnya terhadap peluang Kvaratskhelia bergantung pada penilaian dan periode yang digunakan dalam proses pemilihan penghargaan itu.
Bagi sang pemain, fokus utama kini adalah menjalani pemulihan secara optimal agar bisa kembali ke lapangan tanpa mengambil risiko yang tidak perlu.
PSG Punya Banyak Pilihan, tetapi Kehilangan Kvaratskhelia Tetap Terasa
PSG sebenarnya memiliki sejumlah alternatif. Klub ibu kota Prancis itu telah menambah kekuatan ofensif pada musim panas dengan mendatangkan Ferran Torres, Maghnes Akliouche, dan Mika Godts.
Kehadiran para pemain itu memberi pelatih lebih banyak pilihan dalam menyusun komposisi penyerang.
Mereka berpotensi membantu menjaga produktivitas tim selama Kvaratskhelia menjalani pemulihan. Meski demikian, kehilangan winger berusia 25 tahun itu tetap menjadi kerugian besar.
Kualitas individu, kemampuan membuka ruang, dan ancamannya ketika menyerang dari sisi lapangan merupakan aspek yang tidak mudah digantikan begitu saja.
PSG kini harus mencari formula terbaik untuk mempertahankan daya gedor mereka di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Selain menjaga persaingan di liga domestik, klub juga memiliki ambisi besar untuk kembali berbicara banyak di Liga Champions.
Cedera Kvaratskhelia menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan kemampuan PSG beradaptasi.
Untuk sementara, perhatian utama tertuju pada proses pemulihan sang winger, dengan harapan ia dapat kembali memperkuat Les Parisiens setelah melewati masa rehabilitasi yang panjang.
Sumber: Caught Offside