Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Como.
Seusai pertandingan, pelatih Michael Carrick dan kapten Bruno Fernandes terlibat dalam adu pernyataan yang mengarah pada kritik satu sama lain.
Hasil mengecewakan itu membuat MU menelan kekalahan kelima dari 11 pertandingan yang telah dijalani musim ini.
Setan Merah tampil buruk saat bertandang ke markas Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu malam.
Fernandes, yang ditarik keluar pada menit ke-67, sempat menyinggung keputusan taktik tim pelatih.
Ia menilai pendekatan yang diterapkan membuat MU tidak selalu melakukan penjagaan satu lawan satu dan terkadang membiarkan ruang di belakang pertahanan.
"Staf pelatih memutuskan untuk tidak melakukan pressing satu lawan satu. Terkadang, kami membiarkan ruang di belakang dan mencoba merebut bola dengan menunggu lawan," ujar Fernandes seusai laga.
Penjelasan Carrick
Pernyataan sang kapten kemudian disampaikan kepada Carrick dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Carrick membalas kritik Fernandes dengan menegaskan, penerapan taktik saja tidak cukup jika pemain tidak bekerja keras di lapangan.
"Kami sebenarnya melakukan pressing satu lawan satu secara parsial pada babak kedua, tetapi kemudian kebobolan dari situasi itu," kata Carrick, dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan, para pemain harus aktif bergerak, baik saat menyerang maupun ketika membantu pertahanan.
"Dengan sistem atau taktik apa pun, jika kalian tidak berlari, tidak bergerak maju, dan tidak berlari kembali, kalian tidak akan bisa menang," tegasnya.
Masa Depan Carrick Mulai Dipertanyakan
Saling balas pernyataan Carrick dan Fernandes makin menambah sorotan terhadap posisi sang pelatih.
Masa depan Carrick di MU kini mulai dipertanyakan setelah timnya melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Carrick menandatangani kontrak berdurasi dua tahun pada Mei lalu setelah membawa MU finis di posisi ketiga Premier League. Namun, rentetan hasil buruk belakangan ini membuat tekanan terhadap dirinya makin besar.
Seusai pertandingan melawan Como, Carrick meminta maaf kepada para pendukung yang datang langsung ke stadion.
Ia mengaku tidak puas dengan penampilan timnya dan menegaskan cara MU bermain malam itu tidak dapat diterima.
Ketika ditanya soal kemungkinan dipecat, Carrick mengaku belum memikirkan masa depannya. Ia lebih memilih menyoroti kekecewaan para pendukung setelah MU tampil buruk melawan Como.
"Saya belum memikirkan posisi saya sendiri. Saya sangat marah. Kami bisa menang atau kalah, tetapi cara kami bermain malam ini tidak bisa diterima. Saya ingin para suporter tahu bahwa saya memahami perasaan mereka," ujar Carrick.
Sumber: ESPN