Bola.com, Jakarta - Jakarta Running Festival (JRF) 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi puluhan ribu pelari untuk menantang kemampuan diri, tetapi juga menghadirkan semangat berbagi melalui kegiatan amal.
Sebanyak 21 charity runners atau pelari amal akan berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program ini merupakan salah satu inisiatif TBS Foundation, yang kembali dipercaya menjadi mitra amal resmi (official charity partner) JRF untuk tahun kedua.
Pada edisi 2026, penggalangan dana difokuskan untuk mendukung renovasi sekolah dasar di Sumatra Barat yang terdampak banjir pada akhir 2025.
Direktur PT TBS Foundation, Juli Oktarina, menjelaskan fokus program tahun ini berbeda dari inisiatif sebelumnya yang lebih banyak menyasar atlet muda melalui bantuan perlengkapan olahraga.
“Pada 2025, inisiatif kami lebih fokus pada pemberian bantuan kepada atlet muda, termasuk donasi sepatu dan jersey bekas layak pakai, pre-loved jerseys, bagi atlet yang membutuhkan,” ujar Juli dalam konferensi pers Jakarta Running Festival 2026, di Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).
Melalui kolaborasi ini, TBS Foundation berharap manfaat kegiatan olahraga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, termasuk mereka yang berada di luar komunitas lari.
Galang Dana untuk Sekolah Terdampak Banjir
Tahun ini, TBS Foundation menghadirkan program charity runners untuk pertama kalinya bersama YCAP.
Sebanyak 21 pelari amal akan berlari sekaligus menggalang dana untuk membantu renovasi sekolah dasar di Sumatera Barat yang terdampak banjir pada akhir 2025.
Juli Oktarina menjelaskan proses renovasi sekolah itu belum sepenuhnya selesai sehingga masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Melalui program ini, para pelari diharapkan bisa mengajak masyarakat berpartisipasi dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan.
"Tahun ini, untuk kali pertama kami mengadakan program charity runners bekerja sama dengan YCAP. Kami melibatkan 21 pelari amal yang berlari sekaligus menggalang dana untuk sekolah yang terdampak banjir di Sumatera Barat 2025," ujar Juli.
Ia menambahkan program itu menjadi bagian dari upaya menjadikan JRF sebagai wadah yang tidak hanya mengedepankan olahraga, tetapi juga kepedulian sosial.
Targetkan Pengadaan 8.000 Buku
Selain membantu renovasi sekolah di Sumatera Barat, TBS Foundation juga menjalankan inisiatif penggalangan dana untuk menyediakan 8.000 buku bagi sekolah-sekolah di Sumatera Barat, Jakarta, dan wilayah Jabodetabek.
Program itu merupakan bagian dari salah satu pilar TBS Foundation, yakni meningkatkan kualitas pendidikan.
Penyediaan buku diharapkan dapat membantu memperluas akses bacaan bagi siswa di wilayah penerima manfaat.
Juli menjelaskan kedua inisiatif itu menjadi fokus kegiatan sosial TBS Foundation dalam JRF 2026.
"Inisiatif kedua adalah penggalangan dana untuk menyediakan 8.000 buku yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah, termasuk di Sumatera Barat serta wilayah Jabodetabek," kata Juli.
Melalui program itu, TBS Foundation ingin mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan.
Semangat yang dibangun melalui olahraga diharapkan dapat berkembang menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan lingkungan sekolah.
JRF Jadi Ruang Berbagi bagi Masyarakat
Dengan perkiraan 37.000 peserta dari 49 negara, JRF 2026 menjadi ajang yang mempertemukan komunitas lari, mitra penyelenggara, sponsor, dan masyarakat dalam sebuah perayaan olahraga berskala internasional.
Keterlibatan charity runners turut memperluas makna partisipasi dalam festival tersebut. Para pelari tidak hanya berusaha mencapai garis finis, tetapi juga membawa misi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Juli menilai JRF memberikan ruang bagi berbagai pihak untuk menunjukkan kepedulian melalui kegiatan yang dekat dengan gaya hidup masyarakat.
"Kami percaya bahwa JRF merupakan platform yang baik untuk menunjukkan bukan hanya semangat berlari, tetapi juga semangat membantu sesama," ujar Juli.