Bola.com, Jakarta - Situasi Manchester United semakin memanas setelah Bruno Fernandes melontarkan kritik terhadap pendekatan taktik Michael Carrick. Kekalahan telak dari Como di Liga Champions membuat hubungan antara kapten dan pelatih Setan Merah tersebut menjadi sorotan.
Seperti diberitakan Metro pada Jumat, 22 Oktober 2026, muncul penilaian bahwa kebersamaan Fernandes dan Carrick di Manchester United sulit dipertahankan. Ungkapan bahwa romansa telah berakhir menggambarkan memudarnya keharmonisan di antara keduanya, bukan hubungan romantis secara harfiah.
MU mengalami malam yang mengecewakan ketika takluk 1-4 dari Como. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi tujuh pertandingan di seluruh kompetisi.
Fernandes mempertanyakan keputusan tim pelatih yang tidak menerapkan tekanan satu lawan satu secara konsisten. Menurut gelandang asal Portugal tersebut, pendekatan itu memberikan terlalu banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
“Keputusan staf untuk tidak melakukan pressing satu lawan satu dan terkadang membiarkan ruang di belakang merupakan bagian dari pendekatan mereka,” ujar Fernandes dalam wawancara seusai pertandingan, seperti dikutip Metro, Jumat (23/10/2026).
Ketika ditanya apakah Carrick melakukan kesalahan taktik, Fernandes menyerahkan penilaian tersebut kepada sang pelatih dan stafnya. Ia juga menilai Manchester United perlu lebih berani melakukan tekanan tinggi untuk menyulitkan lawan.
Carrick Beri Respons Tegas
Pernyataan Fernandes mendapat respons dari Carrick. Pelatih Manchester United itu menegaskan bahwa strategi saja tidak cukup untuk menghasilkan kemenangan apabila para pemain tidak menunjukkan intensitas dan kerja keras.
“Dengan sistem atau taktik apa pun, jika kalian tidak berlari, baik ke depan maupun ke belakang, kalian tidak akan menang,” ujar Carrick dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Situasi tersebut menambah tekanan terhadap Carrick yang tengah berusaha mengembalikan performa tim. Sebelumnya, Manchester United juga mendapat sorotan setelah gagal meraih hasil positif dalam sejumlah pertandingan terakhir.
Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, turut mengkritik sikap Fernandes. Ia menilai seorang kapten seharusnya berhati-hati ketika menyampaikan kritik terhadap pendekatan pelatih secara terbuka.
Masa Depan Fernandes dan Carrick Jadi Sorotan
Perselisihan yang terlihat di hadapan publik memunculkan pertanyaan mengenai kondisi internal Manchester United. Kritik Fernandes menjadi sorotan karena ia merupakan salah satu pemain senior sekaligus sosok penting di ruang ganti.
Meski demikian, perbedaan pandangan mengenai taktik tidak otomatis berarti keduanya akan berpisah. Belum ada kepastian bahwa Manchester United akan mengambil keputusan terhadap Fernandes ataupun Carrick hanya berdasarkan komentar seusai kekalahan tersebut.
Manchester United kini membutuhkan respons positif di lapangan untuk meredakan tekanan. Pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Carrick dan para pemainnya untuk menunjukkan apakah mereka masih mampu mengatasi persoalan yang tengah membelit klub.
Sumber: Metro