Kartu Merah Aleksandar Busnic Jadi Petaka Garudayaksa FC, Milos Joksic: Membuat Kami Tidak Berkutik

Garudayaksa FC cukup kesulitan menjalani debut di BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 26 Oktober 2026, 07:15 WIB
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic memberikan instruksi kepada para pemain asuhannya saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Bola.com, Bogor - Kartu merah yang diterima Aleksandar Busnic pada pengujung laga menjadi petaka besar bagi Garudayaksa FC. Bermain dengan 10 pemain, Garudayaksa akhirnya harus bertekuk lutut 1-2 dari Persib Bandung dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026) malam WIB.

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, tidak menutup mata bahwa kehilangan Busnic pada menit ke-85 sangat mengubah peta permainan. Petaka itu berawal dari insiden tekel keras yang membuat wasit menghadiahkan kartu merah langsung usai meninjau Video Assistant Referee (VAR).

Advertisement

Pertahanan Garudayaksa benar-benar runtuh pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2, ketika Adam Alis mencetak gol penentu kemenangan bagi Maung Bandung.

"Saya pikir kartu merah itu sangat merugikan kami. Namun, apa yang bisa kami lakukan? Kami harus berjuang lebih keras," ujar Milos Joksic dalam sesi konferensi pers usai laga.


Enggan Beri Komentar Negatif

Penyerang Persib Bandung, Mariano Peralta (kiri), melepaskan tembakan ke gawang Garudayaksa FC dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Meski mengalami kerugian besar dengan kartu merah yang diterima Aleksandar Busnic, Milos Joksic enggan gegabah mengkritik kepemimpinan wasit karena belum sempat menyaksikan tayangan ulang insiden tersebut.

Namun, menurut pandangan awalnya, kedua pemain sama-sama terlibat melakukan benturan. Situasinya juga berjalan begitu cepat. 

"Saya melihat dua pemain melakukan tekel, tetapi saya belum melihat videonya. Saya tidak ingin menilai apakah keputusan itu adil atau tidak sebelum melihat rekamannya," lanjutnya.


Proses Skuad Muda

Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC. (Dok. ileague.id)

Di balik hasil minor tersebut, Milos Joksic tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, kedisiplinan benteng pertahanan Garudayaksa patut diacungi jempol meski minim menciptakan peluang saat bersua tim kuat seperti Persib.

"Pertahanan kami hari ini fantastis. Dalam menyerang kami memang tidak memiliki terlalu banyak kesempatan karena menghadapi tim yang sangat kuat," jelas Milos.

Perjalanan Garudayaksa di awal musim ini memang belum sepenuhnya mulus. Dari tujuh laga yang sudah dilakoni, mereka baru mengemas satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kali menelan kekalahan. Namun, Milos meminta publik untuk bersabar karena timnya sedang dalam tahap regenerasi.

"Kami sedang membangun tim. Hari ini kami menurunkan bek kiri berusia 17 tahun dan penyerang berusia 19 tahun. Kami berusaha membuat tim semakin kuat, meskipun hasilnya saat ini belum bagus," tegasnya


Persaingan di BRI Super League 2026/2027

Berita Terkait