El Clasico Berakhir Pahit bagi Barcelona, Hansi Flick Soroti Kelelahan dan Badai Cedera

Barcelona keok di El Clasico, Hansi Flick bongkar alasan di balik kekalahan beruntun.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Oktober 2026, 09:00 WIB
Penyerang asal Brasil milik Barcelona, ​​Raphinha (nomor punggung 11), merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, ​​pada 26 Oktober 2026. (Josep LAGO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona menelan kekalahan menyesakkan di El Clasico. Bermain di depan puluhan ribu pendukung di Camp Nou, Senin (26-10-2026) dini hari WIB, Barcelona tumbang dari rival abadi, Real Madrid.

Tim tamu mengejutkan dengan lebih dulu memimpin, menit ke-41, melalui Kylian Mbappe. Usai turun minum, tepatnya menit ke-61, Raphinha menyamakan skor menjadi 1-1.

Advertisement

Akan tetapi, Mbappe yang sedang onfire, mencetak gol keduanya dalam pertandingan penuh gengsi ini.

Gol yang tercipta pada menit ke-87 itu menjadi gol terakhir pada pertandingan pekan ke-10 LaLiga tersebut.

Kekalahan dari Madrid memperpanjang periode sulit Barcelona.

Setelah mencatatkan 11 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, pasukan Hansi Flick kini menelan dua kekalahan berturut-turut, termasuk hasil 2-4 melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, tengah pekan lalu.


Penyebab Kekalahan

Penyerang Real Madrid Prancis #10 Kylian Mbappe (kiri) merayakan gol pertama timnya selama pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 26 Oktober 2026. (Josep LAGO/AFP)

Setelah pertandingan berakhir, Hansi Flick, mengomentari kekalahan tim besutannya.

Flick menolak menganggap dua hasil buruk itu sebagai peringatan kualitas timnya menurun. Ia justru menyoroti kelelahan pemain setelah menjalani rangkaian pertandingan padat.

"Kami sudah menelan dua kekalahan, jadi tentu saja kami tidak senang dan merasa kecewa. Babak pertama tidak berjalan baik. Setelah menyamakan kedudukan, permainan kami membaik pada babak kedua. Saya pikir kami juga mampu mengendalikan pertandingan, tetapi sedikit keberuntungan tidak berpihak kepada kami," ujar Flick, dikutip dari ESPN.

"Real Madrid bermain bagus dan tidak memberi kami banyak ruang. Dari pertandingan hari ini, Anda juga bisa melihat kami kehilangan kesegaran fisik. Itulah masalahnya. Ini kekalahan pertama kami di La Liga setelah memenangi sembilan pertandingan beruntun. Kekalahan adalah bagian dari sepak bola," imbuh Flick.


Badai Cedera

Pemain Real Madrid, Arda Guler (tengah), dihadang oleh pemain Barcelona, ​​Pau Cubarsi (kiri), dan Pedri dalam pertandingan La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid di Barcelona, ​​Spanyol, Senin (26-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Joan Monfort)

Pelatih asal Jerman itu juga menegaskan dua kekalahan beruntun tidak akan menggoyahkan keyakinannya terhadap skuad Barcelona.

Kendati mengakui timnya belum tampil maksimal, Flick menilai detail-detail kecil kerap menentukan hasil pertandingan besar, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas seperti Madrid.

Ia turut menyinggung persoalan cedera yang membatasi pilihannya di lini belakang.

Andreas Christensen, Jules Kounde, dan Eric Garcia masuk daftar pemain yang mengalami masalah kebugaran, sementara Xavi Espart juga harus ditarik keluar pada babak pertama El Clasico.

Dani Olmo turut menjadi perhatian dalam situasi cedera yang dihadapi tim.

Barcelona masih memimpin klasemen LaLiga, tetapi keunggulan mereka kini menyusut menjadi tiga poin atas Real Madrid dan hanya dua poin atas Atletico Madrid.

Blaugrana harus segera bangkit karena mereka dijadwalkan menjamu Alaves, Minggu (1-11-2026) dini hari WIB.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait