Pedri Ungkap Penyebab Barcelona Tumbang di El Clasico, Kesalahan Sendiri Jadi Masalah

Pedri mengungkap kesalahan Barcelona saat kalah 1-2 dari Real Madrid di El Clasico.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 26 Oktober 2026, 17:38 WIB
Pemain Barcelona Pedri (kanan) ditempel ketat oleh pemain Real Madrid Bernardo Silva dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Bola.com, Jakarta - Pedri menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan Barcelona saat menyerah 1-2 dari Real Madrid pada pekan ke-10 La Liga 2026/2027. Menurut gelandang tersebut, tempo permainan yang terlalu lambat dan buruknya penguasaan bola membuat timnya kesulitan menghadapi rival abadi mereka.

Barcelona menjamu Real Madrid di Spotify Camp Nou pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB, tetapi gagal mempertahankan rekor kemenangan mereka di liga. Dua gol Kylian Mbappe hanya mampu dibalas satu kali oleh Raphinha, sehingga tim tuan rumah harus kehilangan tiga poin.

Advertisement

Hasil ini sekaligus mengakhiri sembilan kemenangan beruntun Barcelona di La Liga. Sebaliknya, Real Madrid yang ditangani Jose Mourinho berhasil memangkas selisih poin menjadi tiga angka dari skuad asuhan Hansi Flick di puncak klasemen.

Kekalahan dari Madrid juga melengkapi periode sulit Barcelona setelah sebelumnya takluk 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Pedri menilai timnya perlu memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama dalam menjaga penguasaan bola dan mengantisipasi serangan cepat lawan.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Spanyol yang akan berlangsung di sini.


Pedri Menilai Barcelona Tidak Tampil Maksimal

Pemain Real Madrid, Arda Guler (tengah), dihadang oleh pemain Barcelona, ​​Pau Cubarsi (kiri), dan Pedri dalam pertandingan La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid di Barcelona, ​​Spanyol, Senin (26-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Joan Monfort)

Barcelona kesulitan memperlihatkan permainan terbaik mereka pada paruh pertama pertandingan. Sejumlah kesalahan ketika menguasai bola membuat serangan Blaugrana tidak berkembang dengan baik, sementara Madrid mampu memanfaatkan celah yang muncul.

Performa Barcelona sempat membaik setelah jeda dan Raphinha berhasil menyamakan kedudukan. Namun, upaya mencari gol kemenangan justru membuat pertahanan mereka terbuka hingga Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-87.

"Secara keseluruhan, kami tidak bermain bagus. Pada babak pertama, kami tidak bermain seperti diri kami sendiri. Ada banyak hal yang seharusnya bisa kami lakukan dengan lebih baik," kata Pedri kepada DAZN.

"Kami berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua, tetapi kami tidak bertahan dengan baik saat menghadapi gol kedua, yang juga berawal dari transisi serangan, padahal kami tahu mereka bisa melakukan hal tersebut," lanjut Pedri.


Kesalahan Penguasaan Bola Merugikan Barcelona

Pemain Real Madrid Yan Diomande (kanan) berebut bola dengan pemain Barcelona Pedri dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Madrid membuka keunggulan melalui Mbappe setelah Gerard Martin gagal melakukan sapuan dengan sempurna. Penyerang asal Prancis itu memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa tim tamu unggul sebelum Raphinha menyamakan skor pada babak kedua.

Barcelona kemudian berusaha menekan demi membalikkan keadaan. Akan tetapi, ruang kosong di belakang pertahanan mereka dimanfaatkan Eduardo Camavinga untuk mengirimkan umpan kepada Mbappe, yang menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol kemenangan Madrid sekaligus gol ke-100-nya bersama klub.

"Namun, yang paling utama, pada babak pertama kami bermain sangat lambat dan terlalu sering kehilangan bola dengan cara yang bodoh. Kami harus membayar mahal kesalahan-kesalahan tersebut," tegas Pedri.

Sumber: ESPN


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Berita Terkait