Bola.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mulai mempertimbangkan kemungkinan melepas kapten mereka, Bruno Fernandes, pada bursa transfer musim panas 2027. Situasi ini mencuat setelah hubungan gelandang asal Portugal tersebut dengan manajer Michael Carrick disebut memburuk.
Fernandes menjadi sorotan setelah secara terbuka mempertanyakan taktik yang diterapkan Carrick. Tak lama berselang, pemain berusia 31 tahun itu dicadangkan saat Manchester United menghadapi Bournemouth pada Minggu (25/10/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Setan Merah menelan kekalahan telak 0-3. Fernandes bahkan tidak mendapatkan kesempatan bermain, meski sebelumnya selalu menjadi starter dalam seluruh pertandingan Manchester United di Premier League musim ini.
Menurut laporan Sports Mole, manajemen MU kini mulai membuka kemungkinan untuk menjual sang kapten. Meski belum ada keputusan final, kepergian Fernandes disebut menjadi opsi yang serius dipertimbangkan klub.
Perpanjangan Kontrak Alot
Kontrak Fernandes yang mendekati akhir masa berlakunya menjadi salah satu faktor penting dalam pertimbangan MU. Klub memiliki opsi untuk memperpanjang kontraknya selama satu tahun.
Manajemen Setan Merah dikabarkan mempertimbangkan aktivasi klausul tersebut demi menjaga nilai transfer Fernandes sebelum memutuskan masa depannya. Langkah itu memungkinkan klub memperoleh keuntungan finansial apabila sang gelandang benar-benar dilepas.
Minat dari klub-klub Arab Saudi juga berpotensi kembali muncul pada bursa transfer Januari atau musim panas mendatang. Ketertarikan tersebut bisa menjadi peluang bagi Manchester United untuk mendapatkan dana besar dari penjualan pemain andalannya.
Padahal, Fernandes baru saja dinobatkan sebagai Premier League Player of the Year dan memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim kompetisi tersebut. Namun, pencapaiannya itu tidak membuatnya terhindar dari kritik setelah situasi internal klub memanas.
Sepanjang Premier League 2026/2027, Fernandes telah mencatatkan tiga gol dan satu assist dalam tujuh penampilan.
Posisi Bruno Fernandes Jadi Persoalan
Kualitas Fernandes sebagai pemain kreatif sebenarnya tidak banyak dipertanyakan. Namun, ketidakseimbangan komposisi skuad Manchester United membuat sejumlah pelatih kesulitan memaksimalkan kemampuannya di posisi terbaik, yakni gelandang serang atau nomor 10.
Carrick sempat memainkan Fernandes di sayap kanan maupun sebagai penyerang. Sementara itu, mantan pelatih Ruben Amorim lebih sering menempatkannya di posisi yang lebih dalam di lini tengah.
Perubahan posisi tersebut dinilai membuat Fernandes tidak selalu bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Padahal, ia memiliki keunggulan dalam membangun serangan, menemukan ruang di antara lini pertahanan lawan, serta menciptakan peluang melalui umpan-umpan berisiko tinggi.
MU membutuhkan keseimbangan lini tengah yang lebih baik untuk mendukung permainan Fernandes. Di sisi lain, klub juga perlu memperkuat sektor serangan agar kreativitas sang gelandang dapat memberikan dampak maksimal.
Sumber: Sports Mole