Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup, Mikel Arteta Jelaskan Mengapa Ia Marahi Max Dowman

Mikel Arteta ungkap alasan marahi Max Dowman setelah kartu merah saat Arsenal disingkirkan Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup, Rabu dini hari WIB.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 Oktober 2026, 08:40 WIB
Pemain Arsenal, Max Downman (kanan), menerima kartu merah dari wasit dalam pertandingan Piala Liga Inggris antara Fleetwood Town dan Arsenal di Fleetwood, Inggris, Rabu (28-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Ian Hodgson)

Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, akhirnya menjelaskan alasan dirinya menegur keras Max Dowman setelah pemain mudany itu menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku hanya mengingatkan gelandang berusia 16 tahun tersebut mengenai sesuatu yang telah mereka bicarakan sebelum pertandingan.

Advertisement

Arsenal mengalami malam yang mengecewakan setelah tersingkir dari Carabao Cup musim ini.

Menghadapi Fleetwood yang berkompetisi di League Two atau kasta keempat sepak bola Inggris, Rabu (28-10-2026) dini hari WIB, The Gunners gagal meraih kemenangan, meski memiliki keunggulan kualitas pemain.

Fleetwood mampu menahan Arsenal dengan skor 1-1 selama waktu normal sebelum memastikan kemenangan 5-3 melalui adu penalti.

Kiper Jay Lynch menggagalkan eksekusi Bruno Guimaraes, sedangkan bek tengah Conor Haughey sukses menjalankan tugasnya untuk memastikan kelolosan tuan rumah ke perempat final.

Keberhasilan itu memicu perayaan besar di Stadion Highbury. Para pendukung Fleetwood berhamburan memasuki lapangan untuk merayakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah kompetisi tersebut.


Alasan Marah

Reaksi manajer Arsenal asal Spanyol Mikel Arteta menjelang pertandingan putaran keempat Piala Liga Inggris antara Fleetwood Town dan Arsenal di Stadion Highbury di Fleetwood, barat laut Inggris, pada 28 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Namun, sebelum adu penalti berlangsung, Arsenal lebih dahulu kehilangan Dowman.

Dowman mendapat kartu merah langsung ketika pertandingan menyisakan empat menit setelah melayangkan tendangan sebagai respons terhadap tekel keras Harrison Neal.

Kamera televisi kemudian menangkap momen Arteta menegur Dowman dengan ekspresi marah ketika sang pemain berjalan menuju lorong ruang ganti.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live, Arteta ditanya mengenai perkataannya kepada Dowman setelah insiden tersebut. Ia memberikan jawaban singkat tanpa menjelaskan lebih jauh isi percakapan mereka.

"Sesuatu yang sudah kami diskusikan sebelum pertandingan," ujar Arteta.

Ia kemudian menegaskan timnya telah membicarakan situasi yang mungkin muncul selama pertandingan, termasuk hal-hal yang perlu dikendalikan secara emosional.

"Ketika mempersiapkan diri menghadapi situasi pertandingan ini, kami sudah sangat jelas mengenai hal-hal yang harus diantisipasi dan aspek emosional yang perlu kami kendalikan," katanya.

 


Sudah Minta Maaf?

Penyerang asal Inggris dari Fleetwood Town, #09 Will Davies (kiri), tampak memberikan gestur, sementara gelandang asal Inggris dari Arsenal, #56 Max Dowman (kanan), bereaksi setelah menerima kartu merah dalam pertandingan putaran keempat Piala Liga Inggris antara Fleetwood Town dan Arsenal di Stadion Highbury, Fleetwood, Inggris bagian barat laut, pada 28 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Arteta ditanya apakah Dowman telah meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti setelah menerima kartu merah.

"Saya tidak tahu. Saya belum berbicara dengan siapa pun," jawabnya.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga belum memberikan penilaian mengenai keputusan wasit. Menurutnya, ia perlu melihat kembali tayangan insiden tersebut sebelum memberikan komentar lebih lanjut.

"Saya belum melihat kejadian kartu merah itu melalui tayangan kamera. Anda tidak bisa benar-benar melihat apa yang terjadi. Keputusan sudah dibuat oleh wasit, dan itulah yang terjadi," ujar Arteta.

Kendati harus bermain dengan 10 orang, Arteta menilai Arsenal masih memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan sebelum adu penalti. Ia menyebut timnya mendapatkan tiga peluang besar untuk mencetak gol kedua.


Pelajaran dari Insiden Kartu Merah

Penyerang Arsenal asal Swedia bernomor punggung 14, Viktor Gyokeres (tengah), merayakan gol penyeimbang yang dicetaknya dalam pertandingan putaran keempat Piala Liga Inggris antara Fleetwood Town dan Arsenal di Stadion Highbury, Fleetwood, Inggris barat laut, pada 28 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Ketika kembali ditanya Sky Sports mengenai insiden yang melibatkan Dowman, Arteta menegaskan dirinya lebih memilih meninjau rekaman pertandingan terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan.

"Saya lebih memilih melihatnya kembali dengan saksama sebelum menilai situasinya," kata Arteta.

Ia mendapat pertanyaan mengenai pelajaran yang bisa dipetik Dowman dari kejadian tersebut. Arteta menjawab singkat bahwa setiap orang bisa belajar dari berbagai pengalaman.

"Ya, kita semua belajar dari segala hal," jawabnya.

Kartu merah Dowman menjadi satu di antara momen penting dalam pertandingan yang berakhir dengan tersingkirnya Arsenal.

Lynch kemudian melakukan sejumlah penyelamatan pada fase akhir laga sebelum menggagalkan penalti Guimaraes dalam adu penalti.

Sementara itu, kemenangan atas Arsenal mengantarkan Fleetwood ke perempat final Piala Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Arsenal kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. Mereka dijadwalkan bertandang ke Anfield untuk menghadapi rival mereka, Liverpool, Minggu (1-11-2026).

 

Sumber: Express

Berita Terkait