Amorim Manfaatkan Kisruh Manchester United, Mau Boyong Bekas Anak Asuhnya

AC Milan dikabarkan mengincar Bruno Fernandes jelang Januari 2027. Amorim tertarik, namun gaji 10,2 juta euro per musim jadi kendala.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 28 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menyaksikan pertandingan fase liga Liga Europa 2026/2027 antara Bournemouth dan AC Milan di Vitality Stadium, Bournemouth, Inggris selatan, Jumat (22/10/2026) dini hari WIB. (Glyn Kirk / AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kembali disorot. Kapten Setan Merah itu dikabarkan membuka peluang hengkang seiring memanasnya situasi internal klub menjelang bursa transfer Januari 2027.

Menurut Tribal Football yang mengutip Calciomercato, pelatih AC Milan Ruben Amorim tertarik merekrut gelandang Portugal tersebut. Laporan itu menyebut Amorim ingin kembali bekerja sama dengan Fernandes setelah kebersamaan mereka di Manchester United.

Advertisement

Fernandes, yang berusia 32 tahun, disebut kian tidak puas dengan kondisi tim musim ini. Ketegangan meningkat usai ia mengkritik pendekatan taktik Michael Carrick menyusul kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions.

Dampak langsung terlihat pada laga berikutnya. Carrick tidak memasukkan Fernandes dalam susunan pemain utama saat Manchester United menjamu Bournemouth pada Minggu (25/10/2026), yang berakhir dengan kekalahan 0-3 di Old Trafford. Sang playmaker pun dilaporkan mulai mendorong opsi pindah pada musim dingin, dengan AC Milan muncul sebagai calon tujuan.


Amorim Punya Alasan Incar Fernandes

Ketertarikan Ruben Amorim terhadap Bruno Fernandes disebut memiliki dasar yang kuat. Pengalaman bekerja bersama di Manchester United membuat pelatih asal Portugal itu diyakini memahami kemampuan sang gelandang, mulai dari membangun serangan, menciptakan peluang, hingga memberi ancaman dari lini kedua.

Fernandes juga bukan sosok asing di sepak bola Italia. Sebelum merapat ke Manchester United, ia pernah memperkuat Udinese dan Sampdoria. Jejak tersebut berpotensi mempermudah adaptasinya bila kembali ke Serie A.

Dalam kerangka taktik Amorim, Fernandes dinilai bisa menempati peran gelandang serang di belakang penyerang utama. Posisi itu memberi ruang bagi kreativitas, visi, dan kualitas distribusi bola yang menjadi kekuatannya.

Bagi AC Milan, tambahan profil seperti Fernandes dapat meningkatkan kualitas lini tengah sekaligus menambah pengalaman saat bersaing di kancah domestik dan Eropa. Kombinasi atribut teknis dan rekam jejaknya menjadi alasan kuat di balik minat Rossoneri.


Gaji Jadi Kendala Besar AC Milan

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

Di sisi lain, rencana AC Milan merekrut Bruno Fernandes dibayangi tantangan finansial. Daya tarik teknisnya tak lantas mudah diimbangi oleh ruang anggaran klub.

Tribal Football melaporkan Fernandes menerima gaji bersih sekitar 10,2 juta euro per musim. Angka itu menjadi hambatan utama untuk merealisasikan transfer pada Januari 2027.

Karena itu, setiap langkah negosiasi harus mencakup pembahasan struktur gaji dan kesepakatan transfer yang tepat. Jika kedua pihak serius, kompromi finansial bisa menjadi kunci.

Situasi kontrak Fernandes di Manchester United juga akan memengaruhi prosesnya. Pihak Inggris perlu menimbang masa depan sang kapten sekaligus nilai ekonomis jika transfer terjadi.

Saat ini belum ada kepastian apakah Manchester United bersedia melepasnya di tengah musim. AC Milan pun masih harus menghitung kemampuan finansial klub. Bursa transfer Januari 2027 berpotensi menjadi momen penting bagi masa depan Fernandes, terlebih jika ketegangan di Old Trafford berlanjut.

Berita Terkait