Yang Tersisa dari Laga Persija Vs Persik: Ketika Denis Kolinger Sukses Runtuhkan Kukuhnya Menara Kembar Macan Putih

Persija akhirnya berhasil meruntuhkan benteng Persik yang dikawal duo bek jangkung.

Bola.com, Kediri - Persija Jakarta akhirnya berhasil meruntuhkan menara kembar Persik. Dua gol yang dicetak Denis Kolinger dan Rizki Ridho pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, mengakhiri perlawanan Macan Putih dengan skor 2-1.

Pada duel yang berlangsung di JIS Jakarta, Senin (26-10-2026) itu, Persija sempat ketinggalan lewat gol cepat Imanol Garcia pada menit ke-10.

Namun, Macan Kemayoran dengan cerdik dua kali mengoyak jala Husna Al Malik lewat skema permainan bola atas.

Kedua tim terpaksa main dengan mengandalkan bola lambung karena Karena permukaan lapangan JIS yang buruk tak memungkinkan untuk bermain bola-bola datar.

Akibat sering loncat dan mendarat, Marcelo Djalo harus ganti sepatu cadangan. Sepatu yang dipakainya jebol.

Denis Kolinger, dengan postur 1,99 meter memenangi duel udara melawan dua bek jangkung Persik, Marcelo Djalo dan Park Jun-heong. Bola umpan Rayhan Hannan langsung disundul eks Timnas Kroasia itu.

Denis Kolinger juga menjadi aktor terjadinya gol Rizki Ridho lewat umpan yang melambung di atas kepala Marcelo Djalo dan Park Jun-heong.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Taktik Brilian Shin Tae-yong

 

Taktik Persija itu tentu tak lepas dari taktik yang dirancang Shin Tae-yong.

Arsitek tim asal Korea Selatan itu tahu Persik punya dua bek tangguh yang membuat lawan sulit menembusnya.

Striker Persija, Alexander Jeremejeff, juga tampak mati kutu menghadapi kawalan ketat duo bek Persik asal Guinea-Bissau dan Korea Selatan tersebut.

"Karena lapangan buruk, kami tidak bisa main dengan gaya yang selama ini kami terapkan. Kami tak bisa menguasai bola dengan intensitas tekanan tinggi. Tiga gol terjadi dari bola-bola atas solusi ketika kedua tim tak bisa cetak gol dengan bola datar," kata Marcos Reina, pelatih Persik.

Kendati Persik kemasukan dua gol, pertahanan mereka masih masuk daftar paling solid. Hingga pekan ketujuh, Persik masih kebobolan enam gol. Jumlah sama dikantongi Persija dan Persebaya.

 

Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer