Fabio Lefundes Ingin Java United Pertahankan Agresivitas, Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara FC Terancam

Pelatih Java United, Fabio Lefundes, berharap timnya bisa menjaga agresivitas sekaligus memperbaiki efektivitas lini depan.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:00 WIB
Pelatih anyar Java United FC, Fabio Lefundes, tertantang membawa tim berjuluk Laskar Kepodang Emas bersaing di Super League 2026/2027. (Dok. Java United)

Bola.com, Semarang - Pelatih Java United, Fabio Lefundes, berharap timnya bisa menjaga agresivitas sekaligus memperbaiki efektivitas lini depan menjelang duel kontra Bhayangkara FC pada pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027.

Jika berkaca dari pertandingan terakhir, Java United sebetulnya mampu memberikan banyak sekali ancaman saat mereka bertandang ke markas Persijap Jepara. Sayangnya, laga ini hanya berakhir imbang dengan skor 1-1.

Advertisement

Lefundes mengakui, Laskar Kepodang Emas sebetulnya sudah bisa menampilkan permainan yang ofensif ketika menghadapi Persijap. Hanya saja, selain faktor kiper lawan yang tampil oke, timnya kurang beruntung dalam memaksimalkan peluang.

“Kiper lawan bermain sangat bagus di laga terakhir. Kami setidaknya bisa membuat sekitar 25 tembakan ke arah gawang, namun kami tidak berhasil mengonversi peluang-peluang lain yang kami miliki,” ujar Lefundes.

 


Performa Sudah Meningkat

Pemain Java United, Yance Sayuri, berduel melawan Adzikry Fadlillah dari Persijap Jepara pada laga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026). (Doc Persijap)

Juru taktik asal Brasil ini menegaskan, Java United akan terus berusaha untuk meningkatkan performa. Menurut dia, Gustavo Almeida dkk sebetulnya sudah mulai memperlihatkan perkembangan positif dibanding laga-laga sebelumnya.

"Akan tetapi, kami akan terus bekerja keras. Hasilnya memang tidak bagus, tetapi performanya sudah jauh meningkat dibandingkan apa yang sempat kami keluhkan kepada para pemain terkait pertandingan sebelumnya,” kata dia.

Kini, Laskar Kepodang Emas akan mengalihkan fokusnya untuk menatap partai terdekat, yakni menjamu Bhayangkara FC, pada duel pekan ke-8 yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (30/10/2026).

“Dan sekarang kami akan pulang untuk mempersiapkan laga terdekat di kandang kami demi mencari konsistensi tersebut, dan tentunya mencapai kondisi yang lebih baik untuk mencetak gol,” ucap Lefundes.


Siap Amankan Kemenangan

Aksi pemain Persijap Jepara, Weyderson Denilson dos Santos Xavier melawan Java United pada laga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026). (Doc Persijap)

Sementara itu, gelandang Java United, Vander Silva, berharap timnya bisa terus konsisten mengalami peningkatan di musim ini. Dia ingin Laskar Kepodang Emas bisa mendapatkan hasil positif saat menghadapi The Guardian.

“Level tim harus terus meningkat secara konsisten, termasuk ketika kami akan bermain di kandang melawan Bhayangkara FC. Semoga kami bisa dapat kembali meraih hasil yang positif,” ujar Vander Silva.

Sebetulnya, Java United sudah memperlihatkan tren perkembangan di BRI Super League 2026/2027. Setelah sempat dihantam tiga laga tanpa kemenangan di awal musim, mereka mulai tampil oke di pekan-pekan berikutnya.

Laskar Kepodang Emas tercatat bisa mengamankan dua kemenangan melawan tim elite, Borneo FC (2-1) dan Bali United (3-2). Namun, setelah itu mereka justru bermain imbang saat bersua tim papan bawah, Isenmulang FC (1-1), dan Persijap Jepara (1-1).

Dengan demikian, Bhayangkara FC harus berhati-hati saat bertandang ke markas Java United. Sebab, jika mereka lengah, rekor tak terkalahkan pada tujuh pekan BRI Super League ini bisa terancam pupus.

Berita Terkait