Bola.com, Semarang - PSIS Semarang semakin mengalami penurunan pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027. Mahesa Jenar punya pekerjaan rumah yang besar agar bisa kembali ke jalur kemenangan.
Yang teranyar, PSIS harus pulang dengan tangan hampa setelah mereka ditumbangkan PSMS Medan pada pekan ke-7. Mahesa Jenar menyerah setelah dibungkam Ayam Kinantan dengan skor 1-2.
Sebagai catatan, Mahesa Jenar sejauh ini sudah melewati tiga laga beruntun tanpa kemenangan. Sebelumnya, mereka sempat tumbang 1-3 dari Persiraja Banda Aceh, lalu ditahan imbang PSGC Ciamis tanpa gol.
Padahal, di awal musim, anak asuh Widodo Cahyono Putro sempat menorehkan hasil yang impresif. PSIS tercatat bisa mengukir tiga kemenangan dan satu imbang, sehingga sempat beredar di papan atas klasemen.
Harus Perbaiki Ketajaman
Widodo Cahyono Putro mengakui, anak asuhnya punya setumpuk pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan. Salah satunya, dan yang paling krusial, adalah bagaimana mereka bisa mencetak gol ke gawang lawan.
Dari tiga laga terakhir yang selalu berujung dengan hasil minor ini, Mahesa Jenar selalu terjebak pada problem yang sama. Mereka sering kali gagal mencetak gol, dan baru bisa memecah kebuntuan ketika laga akan berakhir.
Saat melawan PSMS, misalnya, PSIS baru bisa menjebol gawang lawan pada menit ke-90+8 lewat Fitra Ridwan. Sedangkan saat tumbang dari Persiraja di kandang, mereka baru memecah kebuntuan pada menit ke-88.
“Ada beberapa hal yang harus kami perbaiki ya, tentunya bagaimana kami berusaha untuk menciptakan gol, bukan hanya di akhir pertandingan, tetapi juga dari awal laga,” ujar Widodo Cahyono Putro.
Fokus Benahi Finishing
Widodo mengatakan, PSIS akan berusaha keras untuk membereskan berbagai persoalan ini jelang laga berikutnya. Sebetulnya, mereka sudah mengasah berbagai skema untuk bisa menciptakan peluang.
Menurut pelatih berusia 55 tahun itu, Mahesa Jenar bakal kembali menggembleng para pemain agar bisa lebih tajam di depan gawang lawan. Ini bakal mendapatkan perhatian penuh jelang laga berikutnya melawan Persikad Depok.
“Ada banyak yang dibenahi di latihan. Beberapa mungkin dari kombinasi passing atau kombinasi finishing. Ya, tetapi itu sebetulnya sudah sering kami lakukan, ya. Tapi memang di laga sebelumnya, compact defense PSMS sangat kuat,” ujarnya.
Ke Papan Atas
Dalam duel berikutnya, PSIS Semarang akan menjamu Persikad Depok di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11/2026). Ini menjadi partai yang krusial mengingat tim lawan adalah pesaing berat di papan atas.
Saat ini, Persikad Depok yang menempati peringkat ketiga berada tepat di atas PSIS dengan koleksi 12 poin. Mahesa Jenar menempel di posisi keempat dengan 10 poin. Artinya, perebutan tiga poin ini bisa mengubah konfigurasi tiga besar klasemen pada pekan ke-8 nanti.