3 Hal Krusial yang Harus Dilakukan Michael Carrick untuk Bangkitkan Manchester United saat Hadapi Chelsea

Manchester United tandang ke Stamford Bridge, Sabtu (31/10) malam WIB. Sports Mole menyorot tiga keputusan Michael Carrick: Bruno, Martinez, Cunha.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:17 WIB
Pelatih kepala Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, bereaksi usai pertandingan Liga Inggris antara Everton dan Manchester United di Stadion Hill Dickinson di Liverpool, Inggris barat laut, pada 6 September 2026. (PETER POWELL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas Chelsea pada pekan kesembilan Premier League. Laga di Stamford Bridge, Sabtu (31/10) malam WIB, menjadi kesempatan bagi Michael Carrick untuk memperbaiki performa tim sekaligus meredakan tekanan terhadap posisinya.

Carrick dikabarkan masih mendapat kepercayaan dari petinggi klub untuk melanjutkan tugas sebagai pelatih kepala. Keputusan itu diambil setelah Manchester United menelan dua kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth.

Advertisement

Hasil negatif tersebut membuat tuntutan terhadap Setan Merah semakin besar menjelang lawatan ke London. Manchester United membutuhkan performa yang lebih meyakinkan, terutama dalam pemilihan pemain dan efektivitas permainan.

Menurut ulasan Sports Mole, ada tiga keputusan penting yang perlu dipertimbangkan Carrick untuk menghadapi Chelsea asuhan Xabi Alonso. Ketiganya berkaitan dengan peran Bruno Fernandes, pilihan di jantung pertahanan, dan kesempatan bagi Matheus Cunha untuk kembali menemukan performa terbaiknya.


Mengembalikan Bruno Fernandes ke Starting XI

Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Bruno Fernandes menjadi salah satu keputusan paling sulit bagi Carrick menjelang pertandingan melawan Chelsea. Kapten Manchester United itu sempat mengkritik taktik pelatih setelah kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions, lalu tidak dimainkan saat menghadapi Bournemouth meski berada dalam kondisi bugar.

Situasi tersebut membuat status Fernandes di tim utama menjadi sorotan. Padahal, kreativitas dan kemampuannya menciptakan peluang dapat menjadi faktor penting bagi Manchester United untuk membongkar pertahanan Chelsea.

Meski demikian, performa Fernandes musim ini dinilai belum mencapai standar terbaiknya. Sikap yang ditunjukkannya selama dan setelah pertandingan melawan Como juga memunculkan pertanyaan mengenai kepemimpinannya sebagai kapten.

Carrick harus menentukan apakah Fernandes kembali menjadi starter atau tetap berada di bangku cadangan. Keputusan memainkan gelandang asal Portugal itu dapat meningkatkan kreativitas serangan, tetapi pelatih juga perlu mempertimbangkan kondisi tim dan dinamika ruang ganti.


Memperkuat Pertahanan dengan Lisandro Martinez

Bek Manchester United, Lisandro Martinez, saat laga kontra Leeds United di Elland Road, pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027, Minggu (18/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

Manchester United masih menghadapi persoalan dalam menjaga gawangnya dari kebobolan. Sepanjang musim ini, mereka baru mencatatkan satu clean sheet, yakni saat menghadapi Sabah di Liga Champions pada September.

Lisandro Martinez menjadi salah satu opsi untuk memperkuat lini belakang saat menghadapi Chelsea. Bek asal Argentina itu telah kembali bermain sebagai pemain pengganti ketika Manchester United menghadapi Bournemouth setelah pulih dari masalah paha yang dialaminya saat melawan Como.

Martinez memang belum menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Namun, ia dinilai menawarkan pilihan yang lebih tangguh dibandingkan Ayden Heaven, yang kembali mengalami kesulitan ketika menghadapi Bournemouth.

Carrick perlu mempertimbangkan kesiapan Martinez sebelum menentukan komposisi pertahanan. Jika kondisinya memungkinkan, pengalaman dan kemampuan bertahannya dapat membantu Manchester United menghadapi tekanan serangan Chelsea di Stamford Bridge.


Memberi Matheus Cunha Kesempatan Bangkit

Matheus Cunha dari Manchester United melakukan selebrasi setelah timnya mengalahkan Ipswich Town dalam pertandingan Liga Inggris di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Matheus Cunha juga membutuhkan perhatian Carrick menjelang pertandingan penting ini. Penyerang asal Brasil tersebut belum tampil konsisten dan beberapa kali harus bergantian antara posisi starter dan pemain pengganti.

Cunha masuk dari bangku cadangan ketika Manchester United menghadapi Bournemouth, tetapi belum mampu memberikan dampak sesuai harapan. Kesempatan bermain yang lebih konsisten bisa membantunya menemukan kembali ritme dan kepercayaan diri.

Catatan empat kontribusi gol dalam delapan pertandingan Premier League musim ini menunjukkan bahwa Cunha masih memiliki potensi untuk membantu lini serang. Ia juga pernah mencetak gol indah di Stamford Bridge pada musim lalu dan memiliki rekor lima gol melawan Chelsea dalam tujuh penampilan di Premier League.

Carrick dapat mempertimbangkan Cunha di sisi kiri untuk membuka ruang bagi Amad Diallo di kanan dan Bryan Mbeumo di tengah. Dibandingkan Mason Mount, Cunha dinilai menawarkan opsi yang lebih menjanjikan untuk meningkatkan ancaman serangan, tetapi efektivitas susunan tersebut tetap harus dibuktikan di lapangan.

Sumber: SportsMole


Klasemen Premier League 2026/2027

Berita Terkait