Hernan Crespo Minta Para Pengkritik Minta Maaf pada Gennaro Gattuso: Sepak Bola Penuh Keanehan

Lazio memimpin Serie A dengan 8 menang dan 1 imbang. Hernan Crespo memuji mentalitas tim dan meminta pengkritik Gennaro Gattuso menyampaikan maaf.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:39 WIB
Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, pada menit ke-79, Bosnia dan Herzegovina berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, berjalan keluar lapangan usai pertandingan final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Gennaro Gattuso memiliki jawaban atas kritik yang mengiringinya setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Bersama Lazio, pelatih berusia 48 tahun itu mengantar timnya tampil impresif pada awal Serie A 2026/2027.

Hingga Rabu (28/10) dini hari WIB, Lazio memimpin klasemen dengan catatan delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari sembilan pertandingan. Performa tersebut menempatkan Biancocelesti di depan persaingan pada pekan-pekan awal musim.

Advertisement

Mantan penyerang Lazio, Inter Milan, dan AS Roma, Hernan Crespo, memberi pujian terbuka untuk Gattuso. Ia menilai sang pelatih sukses membangun mentalitas yang membuat para pemain tampil penuh determinasi, sekaligus meminta para pengkritik untuk mengubah pandangan mereka.

Crespo bahkan menyerukan agar pihak yang meragukan Gattuso menyampaikan permintaan maaf, dengan menilai capaian Lazio sejauh ini sebagai bukti kualitas kepemimpinan sang pelatih.


Crespo Puji Mentalitas Lazio di Bawah Gattuso

Para pemain Lazio merayakan bersama para pendukung dalam pertandingan Serie A antara Juventus dan Lazio di Turin, Italia barat laut, Senin (19-10-2026) dini hari WIB. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Lazio menegaskan momentum mereka dengan kemenangan 6-2 atas Sassuolo pada Selasa malam. Sassuolo bermain dengan 10 pemain, dan keunggulan Lazio berpotensi lebih besar andai Mattia Zaccagni dan Davide Frattesi menuntaskan penalti mereka.

Menurut Crespo, keberhasilan Gattuso tidak semata soal taktik. Ia menilai sang pelatih mampu membangun mentalitas, meyakinkan para pemain untuk menjalankan instruksi, serta menjaga motivasi skuad di level tertinggi.

"Rino (julukan Gennaro Gattuso) telah menggarap mental para pemainnya; ia meyakinkan mereka untuk melakukan hal-hal tertentu dan terus memotivasi mereka," buka Crespo dikutip dari Football Italia.

"Ketika Anda memiliki sosok seperti itu sebagai pemimpin, Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk membuatnya puas. Anak-anak asuhnya bahkan rela menerjang api demi dirinya," tegas Crespo.


Pengkritik Gattuso Diminta Mengubah Pandangan

Pelatih Lazio Gennaro Gattuso

Catatan delapan kemenangan dan satu hasil imbang menjadi dasar Crespo menilai Lazio pantas berada di puncak klasemen Serie A. Konsistensi tersebut memperlihatkan bahwa tim asuhan Gattuso mampu bersaing dan menjaga momentum positif pada awal musim.

Ketika ditanya mengenai kelayakan Lazio memimpin klasemen, Crespo memberikan jawaban tegas. Ia menilai hasil yang telah diraih Biancocelesti menjadi bukti nyata kualitas tim dan kepemimpinan Gattuso.

"Siapa pun yang pernah mengkritik Gattuso kini harus mengubah pandangan mereka dan meminta maaf kepadanya. Namun, kita tahu bahwa sepak bola bisa menjadi dunia yang penuh keanehan," ucap Crespo.

Pujian Crespo menjadi kontras dengan kritik yang diterima Gattuso setelah kegagalan Italia menembus Piala Dunia 2026. Kini, performa Lazio membuka babak baru bagi reputasi sang pelatih, meski konsistensi mereka sepanjang musim masih akan menjadi ujian sesungguhnya.

Sumber: Football Italia


Klasemen Serie A 2026/2027

Berita Terkait